Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibu dan 5 Anak Tinggal di Bekas Kandang Sapi, Suami Pertama Meninggal, Suami Kedua Temperamen

Ibu 5 anak asal Dusun I, Desa Karang Raja, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim harus banting tulang cari nafkah.

Ibu dan 5 Anak Tinggal di Bekas Kandang Sapi, Suami Pertama Meninggal, Suami Kedua Temperamen
sripoku.com/ardani
Kediaman Leni, warga Muaraenim, yang sebelumnya dijadikan kandang sapi. 

Kesehariannya, ia sebagai ibu rumah tangga dan bekerja sebagai tukang cuci. Untuk makan sehari-hari saja harus hidup prihatin.

"Penghasilan saya, sekitar Rp 1 jutaan. Tanah tidak punya, apalagi rumah. Untuk makan sehari-hari saja saya cukup-cukupkan," ujar Leni.

Leni mengisahkan, bahwa dirinya berasal dari Kabupaten Lahat. Dan semenjak menikah dengan suami pertama ia pindah ke Desa Tanjung Raja, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim.

Baca juga: Viral di Media Sosial, Kisah Seorang Penumpang dan Driver Ojol Kena Ranjau Paku Jalanan

Pada tahun 2017, suaminya meninggal dunia karena sakit dan ia terpaksa membanting tulang dengan cara berjualan sayur dan menjadi pembantu rumah tangga untuk menghidupi kelima anaknya yang masih kecil-kecil.

Kemudian sekitar tahun 2019, ia menikah lagi, namun tidak lama kemudian cerai sebab tidak tahan dengan perlakuan suaminya yang temperamen.

Ketika ia sedang berjualan sayur dengan berjalan kaki, tiba-tiba ia ditawari warga Desa Karang Raja untuk tinggal di bangunan yang ada di dekat rumah warga tersebut.

Bangunan tersebut dijadikan kandang sapi sebelum akhirnya tidak terpakai.

Karena daripada tinggal numpang dengan orang lain dan tinggal di kolong jembatan, Leni menyambutnya dan mulai tinggal di bangunan eks kandang sapi tersebut yang lantainya masih tanah sekitar bulan Juni 2020.

Dan atas kebaikan tuan rumah, lantainya disemen sehingga agak nyaman dan listriknya menyambung dari tuan rumah.

"Saya sekeluarga sangat berterima kasih sekali kepada Pak Miskun yang telah menumpangin dan menghibahkan tanahnya serta warga yang menghubungi Baznas Muaraenim," kata Leni.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Sriwijaya Post
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas