Tribun

Tenda di Pengungsian Minim Fasilitas, Korban Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

Untuk sementara pengungsi yang ada di tenda-tenda penampung di posko utama kantor bupati lama direlokasi.

Editor: Willem Jonata
Tenda di Pengungsian Minim Fasilitas, Korban Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi
kompas.com
Saat para pengungsi menempati tenda-tenda darurat yang dibuat pemerintah bersama TNI dan Polisi.(Dokumen Humas Pemda Lembata) 

TRIBUNNEWS.COM - Tenda-tenda di halaman kantor bupati lama, yang menjadi posko pengungsian korban erupsi Gunung Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata, NTT, tak layak lagi ditempati mengingat saat ini memasuki musim hujan.

Oleh karenanya, 1.336 warga korban erupsi Gunung Ile Lewotolok, yang sebelumnya menempati tenda-tenda itu, direlokasi ke aula SMP Don Bosco Kota Lewoleba, Kamis (3/12/2020).

Sebab, di posko pengungsian sebelumnya, hampir semua tenda belum memiliki tempat tidur yang layak.

Akibatnya, sejak Minggu (29/11/2020) warga hanya bisa tidur beralaskan terpal dan kasur. Mereka direlokasi agar bisa beristirahat dan menempati tempat yang cukup layak.

Visual Gunung Ile Lewotolok pada Senin (30/11/2020) pagi sekitar pukul 06.30 Wita.
Visual Gunung Ile Lewotolok pada Senin (30/11/2020) pagi sekitar pukul 06.30 Wita. (Pos Kupang/Ricardus Wawo)

Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, menuturkan, untuk sementara pengungsi yang ada di tenda-tenda penampung di posko utama kantor bupati lama direlokasi.

Ada beberapa fasilitas publik yang disiapkan antara lain, aula dekenat, ruang kelas dan beberapa gedung sekolah di Kota Lewoleba dan sekitarnya.

"Mengingat musim hujan dan masih minimnya berbagai fasilitas pelayanan umum seperti MCK dan lain-lain, kami relokasi tempat tinggal mereka dari tenda-tenda ke gedung sekolah yang ada di Kota Lewoleba. Warga harus menempati tempat yang layak," kata Thomas kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis malam.

Baca juga: Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Kominfo Kirimkan Bantuan Bagi Korban, Salah Satunya Internet Gratis

Baca juga: Dampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Wings Air Batal Terbang Perdana Kupang-Lewoleba

Thomas menambahkan, para pengungsi dipindahkan guna membuat klaster penampungan yang lebih kecil.

Sehingga, lebih mudah dikoordinir termasuk distribusi logistik seperti alas tempat tidur dan sembilan kebutuhan pokok, serta layanan kesehatan terjangkau.

"Harapannya dengan pengaturan baru seperti ini, semua kebutuhan mereka bisa terlayani dengan baik," ujar Thomas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas