Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Aparat Bubarkan Pengajian UAS di Masjid Amal Silaturahmi Medan, Ini Alasan Dilakukan Tindakan Tegas

Massa dibubarkan karena sudah banyak terjadi kerumunan, akibat membeludaknya jamaah yang hadir di masjid.

Aparat Bubarkan Pengajian UAS di Masjid Amal Silaturahmi Medan, Ini Alasan Dilakukan Tindakan Tegas
istimewa
Ustad Abdul Somad menjadi orang-orang yang ditunggu-tunggu oleh ribuan masyarakat yang telah memadati halaman Mesjid Al Musanif Jalan Cemara, Medan Estate, Deli Serdang, Sabtu (23/3/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Aparat berwenang membubarkan massa dalam pengajian yang dihadiri oleh Ustaz Abdul Somad (UAS) di masjid Amal Silaturahmi yang di Jalan Timah Putih, Komplek Asia Mega Mas, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (4/1/21) membuat jamaah membeludak.

Massa dibubarkan karena sudah banyak terjadi kerumunan, akibat membeludaknya jamaah yang hadir di masjid.

Dalam kondisi tersebut, personel kepolisian dan Satpol PP kewalahan.

Kasat Binmas Polrestabes Medan, AKBP Reza Fahlevi Lubis, mengatakan polisi membubarkan pertemuan tersebut demi menghindari klaster baru covid-19.

Baca juga: 40 Ribu Vaksin Covid-19 Untuk Sumatera Utara akan Dikirim Selasa Besok

"Kita hanya menjalankan aturan pemerintah untuk sama - sama mematuhi protokol kesehatan untuk selalu jaga jarak, hindari tempat keramaian, gunakan masker, cuci tangan pakai sabun," kata Kasat Binmas Polrestabes Medan.

Kepada para jemaah, Kasat Binmas Polrestabes Medan berpesan agar taat dengan aturan yang ada.

Baca juga: 7.166 Pasien Covid-19 Hari Ini Sembuh

Dia meminta keterlibatan jemaat memutus mata rantai Covid-19.

Setelah diberi imbauan, para jemaah akhirnya mematuhi aturan prokes.

Ceramah UAS di Masjid Amal Silaturahim, Senin (4/1/21) dipadati jamaah hingga
Ceramah UAS di Masjid Amal Silaturahim, Senin (4/1/21) dipadati jamaah hingga Jalan di depan masjid terpaksa ditutup dari pengendara. Area lampiran (TRIBUN MEDAN/ARJUNA)

Selain polisi, panitia juga kewalahan mengimbau jemaah agar membubarkan diri dari kerumunan.

Memakai pengeras suara panitia mengingatkan agar massyarakat tak lagi berkerumun serta menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Pemerintah Jamin Keamanan Data Penerima Vaksin Covid-19 

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas