Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Detik-detik Dua Terduga Teroris Tewas Tertembak Densus 88 di Makassar, Warga Diminta Masuk Rumah

Densus 88 Antiteror Polri menembak dua terduga teroris di Vila Mutiara Cluster Biru, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan,

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Detik-detik Dua Terduga Teroris Tewas Tertembak Densus 88 di Makassar, Warga Diminta Masuk Rumah
Muslimin Emba/Tribun Timur
Suasana di depan ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Jl Kumala, Makassar, Rabu (612021) siang. Dua terduga teroris MR dan SA ditembak mati di Makassar. 

Hasilnya polisi menemukan sejumlah barang bukti.

"Yang diamankan saat ini beberapa senjata tajam parang dan senjata PCP, panah, busur, dan beberapa dokumen lainnya," ujar Merdisyam.

Sosok RZ dan Aj

Menurut Ketua RT3/RW 10 Vila Mutiara Biru, Iwan, Rz dan Aj memang secara sosial jarang bergaul dengan tetangga lain.

Namun, mereka dikenal sebagai pribadi yang ramah terhadap warga sekitar, dan tidak menunjukkan gerak gerik mencurigakan waktu awal tinggal disana.

"Bisa dibilang mereka itu salah satu warga awal-awal yang tinggal di kompleks ini, sejak 2015 lah kalau tidak salah," ujarnya

"Waktu awal-awal masih sering kumpul, bahkan ikut jadi pengurus masjid kompleks," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Bahkan keseharian Rz dan Aj pun menurutnya seperti warga biasa.

Keduanya diketahui memiliki usaha jualan bubur dan bensin.

Baca juga: 20 Terduga Teroris Ditangkap di Makassar, Dua Diantaranya Ditembak Mati karena Melawan

"Dia berjualan disekitar sini, bubur sama bensin, memang pengusahan. Bahkan jualan buburnya ada cabangnya," jelasnya

"Tapi setelah ikut kelompok itu, mereka mulai menarik diri, namun tetap selalu menyapa kalau kita ketemu di jalan," terangnya.

Perubahan Rz dan Aj ini diawali dengan seringnya mereka menggelar pengajian rutin di rumahnya.

Bahkan jumlah jamaahnya bisa mencapai puluhan orang.

"Sering bikin pengajian di rumahnya, biasanya tiap hari Minggu, itu yang datang banyak, bisa dibilang puluhan lah," jelasnya.

Awalnya ia sempat menanyakan acara apa yang digelar warganya tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas