Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Depresi 10 Hari Jalani Isolasi Mandiri, Pria di Bangka Nekat Gantung Diri

Pria berinisial TA (30) merupakan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil test rapid test antigen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Depresi 10 Hari Jalani Isolasi Mandiri, Pria di Bangka Nekat Gantung Diri
Yuranda/Bangka Pos
Tim Satgas Covid-19 Kota Pangkalpinang, mengevakuasi korban gantung diri, saat isolasi mandiri di salah satu kawasan perumahan di Kota Pangkalpinang, Sabtu (9/1/2021) 

Pantauan Bangkapos.com, terlihat masyarakat sekitar perumahan itu berkumpul di luar garis polisi yang sudah terpasang.

Diketahui korban merupakan pasien Covid-19, saat itu sedang melaksanakan isolasi mandiri, menunggu hasil Swab PCR Covid-19 dari Puskesmas Selindung yang belum keluar.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Bangkapos.com, korban telah menjalani isolasi selama 10 hari di perumahan tersebut sejak dinyatakan positif dari hasil rapid antigen.

Menurut Riko Adiguna (21), saksi dan juga merupakan sepupu korban, yang mengetahui peristiwa gantung diri..

Baca juga: Dokter Tirta Jawab Soal Kabar Dirinya Masuk Daftar Penerima Vaksin Covid-19 Pada 13 Januari

Ia ditugaskan setiap hari untuk melihat kondisi korban, yang sedang diisolasi mandiri.

"Sekira pukul 06.30 WIB melihat korban telah meninggal dengan cara gantung diri di dapur," kata Riko, Sabtu (9/1/2021) .

Kemudian setelah mengetahui hal tersebut, ia langsung melaporkannya kepada adik korban pemilik perumahan itu, tempat korban diisolasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Selanjutnya, ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar dan kepolisian, dan Satgas Covid-19 Pangkalpinang, pemeriksaan dan evakuasi.

Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang dr Fauzan ditemui di lokasi, membenarkan bahwa hasil rapid antigen korban reaktif .

“Benar kalau hasil rapid antigen korban reaktif Covid-19, karena hasilnya reaktif 80 persen kemungkinan hasil swabnya positif, jadi akan dimakamkan sesuai standar Covid-19,” ungkapnya.

Saat ini jenazah korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang, dan akan dikebumikan dengan prosedur protokol kesehatan.

Terjun dari Lantai 13

Kasus bunuh diri pasien covid-19 lainnya, seorang pria dikabarkan meninggal dunia seusai melompat dari lantai 13 gedung rumah sakit.

Identitas korban belakangan diketahui berinisial YS berusia 52 tahun.

YS tewas mengenaskan setelah tubuhnya terbanting dari lantai 13 rumah sakit Universitas Indonesia ( RS UI ), Depok.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas