Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Depresi 10 Hari Jalani Isolasi Mandiri, Pria di Bangka Nekat Gantung Diri

Pria berinisial TA (30) merupakan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil test rapid test antigen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Depresi 10 Hari Jalani Isolasi Mandiri, Pria di Bangka Nekat Gantung Diri
Yuranda/Bangka Pos
Tim Satgas Covid-19 Kota Pangkalpinang, mengevakuasi korban gantung diri, saat isolasi mandiri di salah satu kawasan perumahan di Kota Pangkalpinang, Sabtu (9/1/2021) 

Menurut informasi, YS merupakan pasien Covid-19 yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Ia disebutkan sudah menjalani isolasi sebagai pasien Covid-19 sejak tanggal 27 Agustus 2020.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani, membeberkan kronologi kejadian insiden bunuh diri pasien yang tengah dirawat akibat terinfeksi virus corona tersebut.
Menurutnya, peristiwa itu bermula ketika perawat berinisial VNS hendak mengambil sampel darah korban.

Namun, saat akan mengambil sample darah korban, ponsel sang perawat ini berbunyi.

Saat itu, VNS pun keluar ruangan untuk menerima panggilan telepon.

"Sekira pukul 10.00 WIB, saksi rencana akan mengambil darah korban.

Belum sempat mengambil darah korban, saksi menerima telepon dan keluar ruangan korban dahulu," kata Wadi dalam pesan singkatnya, Kamis (3/9/2020), seperti dilansir Tribunjogja.com dari Tribun Jakarta.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, saat VNS menerima telepon terdengar suara pecahan kaca dari dalam kamar korban.

Selanjutnya, saksi VNS ini pun mengecek sumber suara tersebut berasal.

Sang perawat pun kaget melihat bahwa kaca jendela sudah dalam keadaan pecah.

"Kemudian saksi melihat ke dalam dan menemukan kaca jendela dalam keadaan pecah, setelah itu saksi berusaha melihat dari sudut berbeda dan terlihat pasien tergelatak di atap bangunan RS UI," jelas Wadi.

Wadi mengatakan, saksi lainnya berinisial DE (34) memberikan kesaksian, bahwa ia mendengar ada suara benda jatuh yang sangat kencang.

"Kemudian saksi (DE) naik ke lantai enam dan ditemukan adanya pasien tergeletak di lantai enam.

Selanjutnya saksi menghubungi petugas kemanana RS UI," bebernya.

Terakhir, Wadi menuturkan saat ini kasus tersebut ditangani oleh pihaknya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas