Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pesawat Lion Air Jatuh

Sang Ayah Meninggal, Pasangan Ini Mudik ke Ponorogo, Kembali ke Pontianak Naik Sriwijaya Air SJ 182

Muhammad Nur Kholifatul Amin (46) dan Agus Winarni (44) tercatat dalam manifes pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Mereka pasangan suami istri.

Sang Ayah Meninggal, Pasangan Ini Mudik ke Ponorogo, Kembali ke Pontianak Naik Sriwijaya Air SJ 182
WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Tim Disaster Victim Identification (DVI) indetifikasi korban hasil pencarian TIM SAR di JICT, Tanjungpriuk, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021).Total, Sejumlah korban meninggal dan 53 properti berupa pakaian korban, serpihan maupun pelampung milik pesawat SJ-182 berhasil ditemukan. (WARTAKOTA/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM - Muhammad Nur Kholifatul Amin (46) dan Agus Winarni (44) tercatat dalam manifes pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu.

Keduanya adalah pasangan suami istri. Mereka baru saja mudik ke pulang kampung halamannya di Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

Adik Nur Kholif, Abdul Hanif Majid Amrullah, yang dihubungi pada Senin (11/1/2021) mengatakan, korban mudik ke kampung halaman untuk melayat ayahanda yang meninggal, Kamis (24/12/2020).

Sebelum mudik, keduanya tinggal di Mempawah, Kalimantan Barat.

“Kakak saya sudah merantau 28 tahun di Kalimantan Barat. Usai mendapatkan kabar ayah meninggal, kakak saya memutuskan pulang kampung bersama istrinya,” kata Hanif.

Baca juga: Ingat Momen Bahagia Sebelum Orangtua dan Adiknya Pulang ke Pontianak, Irfansyah Kini Diliputi Sepi

Baca juga: Barang Belanjaan Sampai Duluan di Pontianak, Sang Ibu Ungkap Rencana Syifa Mila Bisnis Kuliner

Korban bersama istrinya tiba di Bumi Reog dua hari setelah ayahandanya meninggal, Sabtu (26/12/2020).

Keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182 2950
Keluarga menunjukkan foto almarhum Muhammad Nur Kholifatul Amin (46), warga Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo yang menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air(KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI)

Korban bersama istrinya tinggal di Ponorogo selama sembilan hari.

Almarhum Nur Kholif memilih agak lama tinggal di Ponorogo untuk menemani ibu kandungnya agar tidak kesepian.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas