Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembunuhan Sadis di NTT, Mikhael Fallo Penggal Kepala Yulius Benu Gara-gara Dendam, Simpan di Gua

Pembunuhan sadis terjadi di Timor Tengah Selatan, NTT. Seorang pria bernama Mikhael Fallo membawa kepala Yulius Benu sejauh 15 kilometer.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Miftah
zoom-in Pembunuhan Sadis di NTT, Mikhael Fallo Penggal Kepala Yulius Benu Gara-gara Dendam, Simpan di Gua
kantipurnetwork.com
Ilustrasi Pembunuhan- Pembunuhan sadis terjadi di Timor Tengah Selatan, NTT. Seorang pria bernama Mikhael Fallo membawa kepala Yulius Benu sejauh 15 kilometer. 

Jarak Gua Temef kurang lebih 15 Km dari lokasi pembunuhan.

Kepala korban sengaja disembunyikan pelaku diduga agar jenazah korban sulit untuk dikenali.

Pelaku memiliki dendam dengan korban.

Pelaku mencurigai korban telah meracuni istri pelaku hingga meninggal dunia pada tahun 2020 lalu.

Selain itu, pelaku dan korban juga ada masalah batas tanah.

Di mana, tanah kebun korban dan pelaku berdekatan.

Pelaku menuding korban telah menggeser batas tanahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan parang yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban disembunyikan di rumah salah seorang keluarga pelaku.

Usai digunakan untuk menghabisi korban parang tersebut dicuci.

Lalu disembunyikan di rumah salah seorang keluarganya dan ditempatkan di bawah tumpukan kayu cendana.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi lanjut Kapolres Andre, pelaku aksi sadis terus mengarah kepada Mikhael Fallo.

Saat pelaku diamankan, terlihat bercak darah masih menempel di celana pelaku.

Namun saat itu pelaku masih membantah perbuatannya.

Saat parang pelaku ditemukan, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya.

Ketika ditanyakan apakah pelaku merencanakan aksinya, Kapolres Andre mengaku, pihaknya masih mendalami hal tersebut.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas