Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tanah Bergerak Membentuk Rekahan yang Terus Membesar di Aceh Besar

Mengutip keterangan warga setempat, pergerakan tanah itu semakin meluas dengan lebar rekahan antara 10 hingga 40 cm

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Tanah Bergerak Membentuk Rekahan yang Terus Membesar di Aceh Besar
Istimewa/Dok FK Tagana Ciamis
ILUSTRASI - Keadaan rumah yang rusak akibat pergerakan tanah di RT 02/10, Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan, Ciamis, Sabtu (2/1/2021) pukul 19.00. 

Munculnya lumpur dari permukaan tanah yang menyebabkan amblasnya bangunan dan pohon di Kabupaten Sigi dekat perbatasan Palu akibat gempa 7,4 SR adalah fenomena likuifaksi (liquefaction) Likuifaksi adalah tanah berubah menjadi lumpur seperti cairan dan kehilangan kekuatan. 

Mengutip laman Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) sejalan dengan penjelasan Sutopo, likuifaksi adalah proses yang membuat tanah kehilangan kekuatan dengan cepat. 

Daya dukung tanah juga menurun, akibat gempa maupun guncangan lainnya.

Pada video tersebut tampak, tanah yang telah menjadi lumpur bergerak menyeret benda-benda di atasnya.

Pohon, rumah, bahkan tiang listrik pun terbawa oleh tanah yang bergerak.

Diketahui, fenomena likuifaksi juga sempat terjadi di Yogyakarta pada Mei 2006 lalu akibat gempa, termasuk di daerah Pleret, Bantul.

Efek yang dapat ditimbulkan dari adanya fenomena ini adalah menurunnya permukaan tanah di tempat yang terjadi likuifikasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Permukaan tanah bisa menjadi dekat atau malah berada di bawah muka air tanah.(*)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Heboh di Aceh Besar, Tanah Bergerak Membentuk Rekahan Besar di Gampong Lamkleng Kuta Cot Glie

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas