Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir di Kalimantan Selatan

Najwa Shihab Penasaran Soal Kabar Ancaman Gubernur Kalsel Polisikan Warga yang Viralkan Video Parodi

Banjir belum berakhir, perhatian warga Kalsel teralihkan pada kabar mengejutan tentang kabar tentang peringatan Kepala Daerah. Najwa Shihab penasaran.

Najwa Shihab Penasaran Soal Kabar Ancaman Gubernur Kalsel Polisikan Warga yang Viralkan Video Parodi
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Najwa Shihab 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banjir di Kalimantan Selatan belum berakhir, namun perhatian warga Kalsel teralihkan pada kabar mengejutan tentang kabar tentang peringatan Kepala Daerah. Najwa Shihab pun penasaran.

Gambar berisi peringatan dan teguran terhadap pihak-pihak yang diduga memparodikan H Sahbirin Noor, Gubernur Kalsel beredar di Aplikasi percakapan WhatsApp.

Beberapa hari ini, potongan gambar tentang surat peringatan viral

Dalam gambar yang mencantumkan empat nama bertuliskan Tim Kuasa Hukum H Sahbirin Noor ini, teguran dan peringatan ditujukan kepada pihak yang diduga sengaja membuat atau mengedit konten di media sosial baik foto, video atau narasi yang memuat ujaran kebencian, fitnah dan atau pencemaran nama baik khususnya yang ditujukan kepada H Sahbirin Noor.

Mereka diperingatkan agar berhenti membuat dan menyebarluaskan konten yang dimaksud.

Baca juga: Gubernur Kalsel Ancam Polisikan Warga yang Viralkan Video Parodi? Begini Jawaban Sekda di Mata Najwa

Baca juga: Kisah Satpam Terjebak Reruntuhan Gedung Gubernur Sulbar Saat Gempa, Selamat Berkat Melihat Cahaya

Baca juga: Alih Fungsi Lahan di Kalsel Sebabkan Banjir Parah, Jokowi Diminta Panggil Perusahaan Tambang

Dalam gambar ini pula, terdapat pernyataan bahwa sudah ada fakta hukum terkait pihak-pihak yang diduga melakukan hal tersebut.

Mereka disebut akan dilaporkan ke Kepolisian atas tindak pidana/kejahatan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Najwa Shihab pun tergelitik dan menannyakan kebenaran kabar ini.

Warga Desa Kelampayan Ulu, Kecamatan Astambul, dievakuasi dari pemukiman mereka yang dilanda banjir untuk mencari tempat dataran tinggi, Minggu (17/1). Sejak tiga hari ini banjir diwilayah Kabupaten Banjar, Kalsel tidak kunjung surut justru bertambah naik dampak hujan yang sering turun membuat warga yang bertahan dirumah terpaksa harus diungsikan. (BANJARMASIN POST/AYA SUGIANTO)
Warga Desa Kelampayan Ulu, Kecamatan Astambul, dievakuasi dari pemukiman mereka yang dilanda banjir untuk mencari tempat dataran tinggi, Minggu (17/1). Sejak tiga hari ini banjir diwilayah Kabupaten Banjar, Kalsel tidak kunjung surut justru bertambah naik dampak hujan yang sering turun membuat warga yang bertahan dirumah terpaksa harus diungsikan. (BANJARMASIN POST/AYA SUGIANTO) (BANJARMASIN POST/AYA SUGIANTO)

Melalui program Mata Najwa berjudul Dikepung Bencana: Rawan Bencana, Indonesia Bisa Apa? yang tayang di Trans 7 Rabu (20/1/2021) malam, Nana--panggilan Najwa Shihab-- bertanya pada Roy Rizali Anwar, Pjs Sekda Kalsel.

"Apakah betul ada ancaman untuk mempolisikan warga yang memviralkan video tertentu yang diangap memparodikan pak gubernur itu betul tidak pak sekda?" tanya Najwa Shihab.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas