Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Fakta Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Paman, Tuang Bir dan Minuman Energi agar Tak Menangis

Seorang paman tega mencekoki keponakannya yang masih bayi dengan minuman keras (miras).

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Fakta Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Paman, Tuang Bir dan Minuman Energi agar Tak Menangis
net
Seorang paman tega mencekoki keponakannya yang masih bayi dengan minuman keras (miras). 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang paman tega mencekoki keponakannya yang masih bayi dengan minuman keras (miras).

Pelaku menuangkan bir dan minuman energi ke dalam botol bayi agar keponakannya tak menangis.

Akibat perbuatannya itu, Andhika warga Gorontalo dan tiga rekannya ditetapkan sebagai tersangka.

Video mereka cekoki bayi dengan minuman keras, viral di media sosial.

Kasus tersebut berawal saat Andika dan lima orangnya berkumpul di rumah orangtua bayi pada Rabu (20/1/2021). Saat berkumpul, mereka menggelar pesta minuman keras.

Di tengah-tengah pesta, Andika mendengar keponakannya yang berusia 4 bulan menangis.

Ia pun menghampiri bayi tersebut dan menggendongnya karena orangtua bayi tersebut ada di dapur.

Rekomendasi Untuk Anda

Bayi tersebut kemudian ditidurkan di sebelah Andika yang duduk bersama teman-temannya.

Baca juga: Tidur saat Balitanya Tewas Tercebur di Kali Cipinang, Ibu Ini Syok sampai Pingsan Berkali-kali

Baca juga: Bayi Dicekoki Susu Bercampur Alkohol Oleh Pamannya Saat Pesta Miras di Gorontalo

Karena alasan iseng dan agar keponakannya tidak menangis, Andika menuangkan bir dan minuman energi ke dalam botol bayi.

Lalu ia memberikan botol bayi itu pada keponakannya. Tak hanya sekali, Andika memasukkan dot berisi miras itu ke mulut bayi sebanyak dua kali.

“Beberapa saat kemudian Andika menidurkan bayi tersebut di sampingnya."

"Andika kemudian menuangkan bir dan minuman energi ke dalam botol bayi, dan memasukkan ujung botol tersebut ke dalam mulut bayi,” kata Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro, Jumat, (22/1/2021) dikutip dari Kompas TV.

Aksi yang dilakukan oleh Andika diketahui oleh teman-temannya yang ada di lokasi.

Bukannya melarang, salah satu rekannya yang berinsial MT justru merekam kejadian tersebut dan mengunggahnya di media sosial.

Setelah video tersebut viral di media sosial, polisi menangkap Andika dan teman-temannya di wilayah Sipatana, Kecamatan Koat Utara, Kota Gorontalo pada Kamis (21/1/2021) malam.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas