Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Namanya Masuk Daftar Bersama Para Pejabat, Crazy Rich Malang Ini Ngaku Siap Divaksin Covid-19

Wali Kota Malang, Sutiaji telah menyampaikan nama-nama 10 tokoh di Kota Malang yang secara simbolis akan menjalani vaksinasi Covid-19.

Namanya Masuk Daftar Bersama Para Pejabat, Crazy Rich Malang Ini Ngaku Siap Divaksin Covid-19
https://www.instagram.com/juragan_99/
Namanya Masuk Daftar Bersama Para Pejabat, Crazy Rich Malang Ini Ngaku Siap Divaksin Covid-19 

TRIBUNNEWS.COM - Wali Kota Malang, Sutiaji telah menyampaikan nama-nama 10 tokoh di Kota Malang yang secara simbolis akan menjalani vaksinasi Covid-19.

Mereka akan menjalani vaksinasi Covid-19, sebelum pelaksanaan vaksin Covid-19 diberikan kepada masyarakat Kota Malang.

Kesepuluh nama tersebut di antaranya ialah Wakil Walikota Malang, Sofyan Edy Jarwoko, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika, Wakapolresta Malang Kota, AKBP Totok Mulyanto Dinyono dan Dandim 0833 Letkol Arm Ferdian Primadona.

Serta Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, Andi Darmawangsa, Tokoh Agama dari Muhamadiyah, Baroni, NU Isrofunajah, dari IDI dr Putu dan Influencer Juragan 99 Gilang Widya Permana.

"Kesepuluh nama tokoh tersebut sudah siap. Nanti juga akan ada perwakilan dari tenaga kesehatan juga," ucap Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, sebenarnya dirinya juga termasuk tokoh di Kota Malang yang seharusnya menjalani vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Pakar : Penerima Vaksin Covid-19 Harus Sehat

Berhubung Sutiaji pernah terkonfirmasi Covid-19, dirinya tidak termasuk nama tokoh yang berhak menjalani vaksinasi Covid-19.

"Saya dan pak Sekda dulu ini kan telah lulus (pernah terkonfirmasi Covid-19) jadi tidak ikut vaksinasi Covid-19," tambahnya.

Sementara itu, plt Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni mengatakan, bahwa jadwal vaksinasi Covid-19 di Kota Malang akan dilaksanakan pada pertengahan Februari 2021 nanti.

Akan tetapi untuk jadwal pastinya pihaknya menunggu instruksi langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas