Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Drama Menegangkan Baku Tembak Pria dengan Polisi Selama 2,5 Jam di Palembang, Berikut Kronologinya

Aksi baku tembak antara aparat kepolisian dengan pria bersenjata api di Kecamatan IB I, Palembang, Sumatera Selatan.

Drama Menegangkan Baku Tembak Pria dengan Polisi Selama 2,5 Jam di Palembang, Berikut Kronologinya
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Aksi baku tembak antara aparat kepolisian dengan pria bersenjata api terjadi di sebuah tempat indekos , Jalan Puncak Sekuning, Lorong Famili 6, RT 01 RW 01, Kelurahan Bukit Kecil, Kecamatan IB I, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (29/1/2021).

Penghuni indkost bernama Donny Yanto (38) bersembunyi di dalam kamar indekos ketika hendak ditangkap polisi.

Tak hanya itu, pelaku pun melakukan perlawanan dengan melakukan tembakan hingga peluru di senjata apinya habis.

Pemilik indekos, H Yulius Caisar (67) menyebut, Doni ditangkap atas laporan warga karena sudah membuat resah dengan melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam.

Baca juga: Penangkapan Pria Bersenjata Api di Tempat Indekos Palembang Berlangsung Dramatis, Pelaku Lempar Meja

Baca juga: Kisah Perjuangan Dwi Anna Pasien Covid, Menyetir Mobil Bawa Tabung Oksigen Cari Rumah Sakit Kosong

Saat akan ditangkap, Doni bahkan sempat melawan dengan cara menembak sebanyak 4 kali dari dalam tempat kos yang disewanya.

"Saya sampai sembunyi di balik tembok waktu dia nembak. Setelah itu polisi juga ikut nembak. Memang benar-benar menegangkan semalam itu," ujarnya saat ditemui, Jumat (29/1/2021).

Dari informasi yang didapat Yulius, senjata api milik Doni memiliki 5 peluru.

Sebanyak 4 peluru sudah ditembak saat penangkapan berlangsung, sehingga masih menyisakan 1 peluru lagi di dalam pistol tersebut.

"Saya tidak tahu pasti arah tembakannya kemana saja. Tapi Untungnya tidak ada yang kena," katanya.

Dari pantauan tribunsumsel.com, rumah kos khususnya kamar yang dihuni Doni sudah dalam keadaan berantakan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Sumsel
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas