Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Arti dari Thunderstorm, Fenomena Cuaca yang Menjadi Penyebab Suara Dentuman di Malang

Kabid Mitigas Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono memastian dentuman di Malang adalah thunderstorm.

Arti dari Thunderstorm, Fenomena Cuaca yang Menjadi Penyebab Suara Dentuman di Malang
Gambar oleh Free-Photos dari Pixabay
Ilustrasi badai petir atau badai guntur - Teka-teki penyebab dentuman di Malang, Jawa Timur akhirnya terjawab. Kabid Mitigas Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono memastian dentuman di Malang adalah thunderstorm. 

Terbentuknya thunderstome diawali dengan adanya gerakan udara naik untuk memisahkan muatan yang dibawa endapan.

Muatan positif (+) akan terbawa naik dan pada saat endapan turun muatan negatif (-) ikut turun sampai ke dasar awan.

Ketika muatan negatif bergerak turun dari dasar awan membentuk lorong perintis berlangkah, sementara permukaan tanah bereaksi membentuk luah penghubung, sementara permukaan tanah bereaksi membentuk luah penghubung.

Setelah itu menjadi jalur kilat (Lightning path) antara awan dan tanah dan terjadilah pelepasan muatan elektron secara terus-menerus yang mengalir ke tanah.

Kejadian diatas terjadi berulang-ulang membentuk kilatan yang disebut perintis lembing atau “dart leader” yang kelihatan sebagai sambaran kilat.

Syarat Terjadinya Thunderstorm

Dikutip dari Surya yang mengutip situs satelit.bmkg.go.id, ada 3 syarat dasar untuk terbentuknya badai guntur/thunderstorm.

Tiga syarat itu antara lain, uap air, ketakstabilan atau instabilitas udara dan mekanisme pengangkatan massa udara (lifting).

Udara dikatakan tak stabil jika ia terus naik ketika ada dorongan ke atas.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Hari Ini Kamis 4 Februari 2021, BMKG: Waspada 21 Daerah Hujan Lebat!

Suatu massa udara tidak stabil dicirikan oleh udara panas yang lembab di dekat permukaan dan udara dingin yang kering di atasnya.

Halaman
123
Penulis: Daryono
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas