Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bayi Tanpa Anus Berusia 5 Hari Anak dari Pengungsi Korban Gempa Meninggal di Makassar

Bayi ini meninggal dunia saat menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Wahidin Makassar sekitar pukul 16.00 Wita.

Bayi Tanpa Anus Berusia 5 Hari Anak dari Pengungsi Korban Gempa Meninggal di Makassar
Tribun Timur/Hasan Basri
Orang tua bayi lahir tanpa anus saat berada di tempat pengungsian usai melahirkan di Puskesmas. 

TRIBUNNEWS.COM, MAJENE - Bayi berusia lima hari, anak dari pasangan Jasman dan Ratna yang lahir tanpa anus meninggal di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/2/2021).

Jasman dan Ratna adalah seorang pengungsi gempa bumi 6,2 SR Sulbar yang tinggal di Desa Bambangan, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulbar.

Kabar meninggalnya bayi tersebut diperoleh Tribun dari Gerakan Pemuda Peduli Kabupaten Polman, Sulawesi Barat yang sempat mengumpulkan donasi untuk biaya penanganan bayi itu selama di Makassar.

"Kami ditelepon oleh keluarganya, informasinya meninggal dunia," kata Dila, salah satu tim relawan
Gerakan Pemuda Peduli Kabupaten Polman saat dihubungi Tribun.

Bayi ini meninggal dunia saat menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Wahidin Makassar sekitar pukul 16.00 Wita.

Baca juga: Pemerintah Beri Santunan Jika Warga Alami Kecatatan atau Meninggal Usai Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Fenomena Kehamilan yang Tak Disadari, Ini Saran Dokter Kandungan Setelah Bayi Lahir

Sekadar informasi bayi ini dilahirkan di Puskesmas Kecamatan Malunda pada Rabu 10 Februari 2021 lalu.

Pasangan Ratna dan Jasmani awalnya tidak mengetahui jika anaknya memiliki kelainan.

Ia baru mengetahui setelah pulang dari persalinan Puskesmas Malunda.

Bayi ini kemudian dibawa kembali ke Puskesmas.

Orang tua bayi lahir tanpa anus saat berada di tempat pengungsian usai melahirkan di Puskesmas.
Orang tua bayi lahir tanpa anus saat berada di tempat pengungsian usai melahirkan di Puskesmas. (Tribun Timur/Hasan Basri)

Karena tidak mampu, bayi ini terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene.

Ironisnya lagi, dokter RSUD Majene juga menyerah dan menganjurkan pasien untuk dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Makassar.

Tepatnya pada Minggu 14 Februari kemarin, bayi ini pun dibawa ke Makassar atas bantuan para relawan dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Andi Sudirman Sulaiman turun tangan membantu untuk menfasilitasi penanganan medis di Makassar.

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Innalillah, Bayi Lahir Tanpa Anus di Majene Meninggal di Makassar

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas