Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibas: Hadirnya IKM Penting untuk Perekonomian Negara

Ibas tekankan perlukan gerakan bersama, yakni gotong royong dalam pelaksanaan protokol kesehatan dalam setiap pelayanan dan kegiatan perekonomian.

Ibas: Hadirnya IKM Penting untuk Perekonomian Negara
ISTIMEWA
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kehadiran Industri Kecil dan Menengah (IKM) penting bagi perekonomian negara.

Meski berskala kecil, jumlah IKM yang mencapai jutaan unit dan tersebar di pelosok Indonesia mampu menyangga perekonomian negara.

Hal itu dikatakan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono melalui sambungan virtualnya pada 'Bimtek Kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil Menengah' di Kabupaten Trenggalek, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: BI: Indonesia Punya Potensi Ekonomi dan Keuangan Digital yang Sangat Besar

Pria yang akrab disapa Ibas ini mengatakan, bahwa sudah sepatutnya masyarakat lebih disiplin dalam proses adaptasi kebiasaan baru.

Terkait hal ini, sangat diperlukan gerakan bersama, yakni gotong royong dalam pelaksanaan protokol kesehatan dalam setiap pelayanan dan kegiatan perekonomian.

"Saya sebagai anggota Komisi VI DPR RI mengerti bahwa dampak dari Pandemi Covid-19 di Kabupaten Trenggalek sangat luas dan sungguh terasa, ada yang omzetnya turun hingga 50 persen, ada yang pengunjungnya berkurang, dan ada yang pesanannya sudah dikemas tapi ditangguhkan pun dibatalkan," kata Ibas

Baca juga: Moeldoko dan Ibas Diisukan Maju di KLB, Ini Kata Pendiri Demokrat

Ibas tidak menampik bahwa kondisi ini terjadi di berbagai belahan negeri.

Meski kondisi saat ini teramat sulit, Ibas memaparkan bahwa ada peluang yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Trenggalek.

Mulai dari warganya yang baik dan santun, pantainya yang indah, serta adanya pembangunan lingkar wilis yang nantinya akan menghubungkan kawasan ekonomi kreatif, seperti DIY dan Malang.

"Faktor-faktor pendukung ini harus dimanfaatkan dengan baik dan jangan sampai dilewatkan agar Trenggalek tidak tertinggal," ucap Ibas.

Adanya kegiatan Bimtek semacam ini diyakini Ibas dapat meningkatkan kolaborasi, sinergi dan peningkatan ilmu pengetahuan terkait manajemen industri, pemasaran produk, serta bagaimana menentukan standar kualitas produk agar dapat bersaing di market lokal dan internasional.

Tidak hanya sampai di situ, Ibas juga berharap usaha-usaha yang dilakukan pemerintah akan terus berkelanjutan.

"Kita berharap agar pemerintah melalui kementeriannya dapat terus menjaga semangat IKM dan membantu mereka sebanyak-banyaknya. Buat mereka (para IKM) bertahan, terus berkarya, dan tetap menghasilkan. Ya, (bentuknya) apakah itu berupa insentif bantuan hibah tunai, potongan harga bagi IKM yang hendak membeli mesin, serta bantuan restrukturisasi mesin dan peralatan," ucap Ibas.

Baca juga: Ibas: Jangan Adu Saya dengan Mas AHY

Tidak hanya pada pemerintah, agar terwujudnya IKM yang sukses dan berhasil, Ibas berharap pelaku IKM dapat diajak bekerja sama.

Penulis: chaerul umam
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas