Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Oknum Kepsek Diduga Lecehkan Siswanya, Terungkap saat Korban Menangis dan Menolak Datang ke Sekolah

Seorang oknum kepala sekolah (kepsek) diduga melakukukan pelecehan terhadap siswanya.

Oknum Kepsek Diduga Lecehkan Siswanya, Terungkap saat Korban Menangis dan Menolak Datang ke Sekolah
istimewa
Seorang oknum kepala sekolah (kepsek) diduga melakukukan pelecehan terhadap siswanya. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang oknum kepala sekolah (kepsek) diduga melakukukan pelecehan terhadap siswanya.

Kasus ini terungkap saat korban menangis dan menolak datang ke sekolah.

Atas kasus ini, oknum kepala sekolah swasta di Surabaya itu dilaporkan ke polisi.

S, ayah korban atau siswi dimaksud melaporkan kejadian yang dialami putri keduanya itu ke Polrestabes Surabaya, Rabu (3/3/2021) kemarin dengan nomor : TBL-/210/III/RES.1.24/2021/RESKRIM/SPKT/POLRESTABES Surabaya.

Menurut S, peristiwa dugaan aksi pelecehan itu terjadi pada 2019 lalu dan putrinya baru mengakui apa yang dialaminya awal pekan lalu.

S sendiri bekerja di Jakarta sejak sebelum pandemi Covid-19, dan baru pulang ke rumahnya di Surabaya awal pekan lalu.

"Senin kemarin harusnya anak saya ada ujian tatap muka di sekolah, tapi dia menolak hadir dan menangis seperti ketakutan," kata S, saat dikonfirmasi, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Siswi SMK di Surabaya Dilecehkan Kepala Sekolahnya, Mulai Terbongkar saat Korban Terlihat Trauma

Baca juga: Ayah di Karawang Tega Lecehkan Anak Tirinya Bertahun-tahun, Aksi Dilakukan saat Korban Tertidur

Baca juga: Ayah Tega Rudapaksa Anak Tiri 2 Kali, Dipergoki Ibu Korban saat Melancarkan Aksi Kedua

Kepada orangtuanya, korban lantas bercerita apa yang dialaminya.

Saat hari kejadian, korban hendak berangkat ke tempat praktik kerja lapangan. Namun, korban dihubungi oleh kepala sekolah untuk mampir dulu ke sekolah.

"Anak saya diminta masuk ke ruang kepala sekolah. Setelah masuk, pintunya dikunci oleh kepala sekolah dan terjadilah aksi pelecehan tersebut," terang S.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas