Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fakta-fakta Tewasnya Mahasiswa Usai Diksar Mapala, Ada 19 Tersangka, Visum Ungkap Luka Lebam

Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman terkait tewasnya mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Watampone, Bone bernama Irsan (19).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Fakta-fakta Tewasnya Mahasiswa Usai Diksar Mapala, Ada 19 Tersangka, Visum Ungkap Luka Lebam
Kolase Tribunnews: TribunTimur/Kaswadi Anwar
Fakta-fakta Tewasnya Mahasiswa Usai Diksar Mapala, Ada 19 Tersangka, Visum Ungkap Ada Luka Lebam 

TRIBUNNEWS.COM - Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman terkait tewasnya mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Watampone, Bone bernama Irsan (19).

Seperti diberitakan sebelumnya, Irsan tewas setelah mengikuti pendidikan dasar (Diksar) mahasiswa pecinta alam (mapala) kampusnya.

Hasil visum mengungkap korban mengalami kekerasan fisik.

Bagaimana kelengkapan informasi dari kasus ini? Berikut rangkuman fakta-faktanya.

Baca juga: Fakta-fakta Video Panas di Hotel Bogor: Waktu Pembuatan hingga Identitas Pemeran Wanita Terungkap

19 Tersangka

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf
Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf (TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI ANWAR)

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf mengatakan tiga orang ini, baru menjalani pemeriksaan pada Rabu (17/3/2021).

Setelah dilakukan pemeriksaan 1x24 jam, ketiganya pun ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik menemukan keterlibatan ketiganya dalam kasus tindak kekerasan Diksar Mapala tingkat kampus.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sore Kamis kemarin, setelah gelar perkara, kami tetapkan ketiganya sebagai tersangka baru. Total sudah 19 orang ditetapkan tersangka," katanya Jumat (19/3/2021).

Sebelumnya, hanya 16 orang yang ditetapkan tersangka. Tersangka inisial SR, FT, MS, TF, AR, SL, AS, AZ, MF, SD, RM, KM,SL, NS, HM dan MY.

Kemudian 3 tersangka baru inisial LS, NW dan ZL. Ketiganya juga merupakan panitia Diksar Mapala.

Bahkan, salah satunya masih memiliki hubungan keluarga dengan Irsan Amir (19), peserta yang meninggal dunia usai mengikuti Diksar.

Diksar yang berlangsung selama delapan hari diduga terdapat unsur kekerasan. Di tubuh Irsan ditemukan luka lebam, memar dan bengkak.

Begitu pun dari peserta lainnya ditemukan luka di bagian tubuhnya dan dihadapan penyidik, mereka mengakui mengalami tindak kekerasan saat mengikuti Diksar.

Perwira berpangkat tiga balok ini menyebut, ketiga tersangka baru ini memiliki peran yang sama dengan 16 tersangka lainnya. Mereka melakukan tindak kekerasan kepada 7 peserta Diskar.

"Ada pengakuan dari peserta yang mengikuti Diksar dan pengakuan dari tersangka lain dan menunjuk ketiganya juga terlibat," sebutnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas