Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Driver Ojol Kecelakaan, Saksi Lihat Luka Cuma Lecet dan Masih Sadar, Namun Nyawanya Tak Selamat

Bahkan, menurut saksi mata, setelah kecelakaan korban masih menyebut asma Allah berkali-kali.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Driver Ojol Kecelakaan, Saksi Lihat Luka Cuma Lecet dan Masih Sadar, Namun Nyawanya Tak Selamat
gas2.org
Ilustrasi kecelakaan motor 

TRIBUNNEWS.COM - Driver ojek online (ojol) meninggal dunia setelah mengalami kecekakaan di Jalan Arteri Yos Sudarso, Semarang, Jawa Tengah.

Bukhori, saksi mata, mengungkapkan, korban selepas mengalami kecelakaan menyebut asma Allah berulang kali.

"Korban sadar namun tatapan mata kosong. Asma Allah berulang kali keluar dari mulut korban," katanya, Selasa (23/3/2021).

Dia tak menyangka korban selepas dibawa ke RSUP Kariadi Semarang bakal meninggal dunia.

Sebabnya kondisi korban tak alami luka parah.

Baca juga: Viral Penampakan Perempuan Rambut Panjang saat Pencarian Korban Kecelakaan, Terekam di Detik ke-36

"Korban hanya luka lecet ternyata meninggal dunia saat di rumah sakit," jelasnya.

Dia juga melihat tasbih milik korban putus sehingga butiran tasbih bertaburan di lokasi kejadian.

Rekomendasi Untuk Anda

Terutama saat korban dievakuasi di pinggir jalan depan warungnya.

"Ya butiran tasbihnya bertaburan di sini. Semoga alhmarhum husnul khotimah," paparnya.

Baca juga: Tiger Woods Kembali ke Rumah Setelah Alami Kecelakaan Mobil Tunggal & Dirawat 3 Minggu di RS

Di sisi lain, dia menjelaskan, lokasi kecelakaan yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kota Semarang.

Tepatnya berada di sebelah timur SPBU Yos Sudarso atau di seberang Rumah Duka Tionghoa Hoa le Wan memang rawan lokasi kecelakaan.

Lantaran di lokasi ada u-turn dekat dengan perempatan  Puri Anjasmoro dan SPBU Yos Sudarso yang arus lalu lintasnya padat.

Pengamatannya yang sudah setahun berjualan di dekat lokasi kejadian ada 12 kecelakaan selama kurun setahun ini.

"Dari jumlah itu ada dua yang meninggal dunia. Pertama pada Maret 2020 dan hari ini," terangnya.

Bukhori menunjukan tabsih milik Ojol yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Arteri Yos Sudarso. Korban meninggal dunia di RSUP Kariadi Kota Semarang, Selasa (23/3/2021). (Tribun Jateng/ Iwan Arifianto)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas