Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Driver Ojol Kecelakaan, Saksi Lihat Luka Cuma Lecet dan Masih Sadar, Namun Nyawanya Tak Selamat

Bahkan, menurut saksi mata, setelah kecelakaan korban masih menyebut asma Allah berkali-kali.

Driver Ojol Kecelakaan, Saksi Lihat Luka Cuma Lecet dan Masih Sadar, Namun Nyawanya Tak Selamat
gas2.org
Ilustrasi kecelakaan motor 

Tepatnya berada di sebelah timur SPBU Yos Sudarso atau di seberang Rumah Duka Tionghoa Hoa le Wan memang rawan lokasi kecelakaan.

Lantaran di lokasi ada u-turn dekat dengan perempatan  Puri Anjasmoro dan SPBU Yos Sudarso yang arus lalu lintasnya padat.

Pengamatannya yang sudah setahun berjualan di dekat lokasi kejadian ada 12 kecelakaan selama kurun setahun ini.

"Dari jumlah itu ada dua yang meninggal dunia. Pertama pada Maret 2020 dan hari ini," terangnya.

Bukhori menunjukan tabsih milik Ojol yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Arteri Yos Sudarso. Korban meninggal dunia di RSUP Kariadi Kota Semarang, Selasa (23/3/2021). (Tribun Jateng/ Iwan Arifianto)

Diberitakan sebelumnya, seorang ojek online  (Ojol) meninggal dunia selepas alami kecelakaan di Jalan Arteri Yos Sudarso.

Korban atas nama Eman Susetyo (54) warga Beringin, Ngaliyan, Kota Semarang, meninggal dunia saat perawatan di RSUP Kariadi Semarang.

Bukhori mengatakan, korban tiba-tiba jatuh dari sepeda motor Revo pelat H 3846 MW.

Korban jatuh di lajur kanan dekat median jalan.

Posisi tubuh kaki di sebelah selatan dan bagian kepala di utara. Ketika itu korban melaju dari arah barat ke timur.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas