Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Media Asing Soroti Bom di Gereja Katedral Makassar, Bom Surabaya dan Bali juga Disebut

Insiden bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar yang terjadi Minggu (28/3/2021), disorot media asing.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ika Nur Cahyani
zoom-in Media Asing Soroti Bom di Gereja Katedral Makassar, Bom Surabaya dan Bali juga Disebut
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Petugas Kepolisian melakukan olah TKP ledakan di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus atau Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Polisi menyatakan bom yang meledak tersebut merupakan bom bunuh diri. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

TRIBUNNEWS.COM -  Ledakan diduga bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi waktu setempat, disorot media asing.

Insiden yang menyebabkan 20 korban luka-luka ini disorot sejumlah media asing.

Sebelumnya dilaporkan ada 14 korban, namun ada penambahan 6 orang sehingga totalnya 20.

Media Inggris, BBC mengabarkan ledakan terjadi saat dua orang pria mencoba masuk ke gereja saat ibadah Misa Minggu Palma. 

BBC melaporkan bahwa polisi menyebut dua orang terduga pelaku pemboman tewas di lokasi kejadian.

Baca juga: Pelaku Bom di Gereja Katedral Jaringan JAD Aktif di Medsos dan Pernah Ngebom di Jolo Filipina

Baca juga: Kapolri: Pelaku Bom di Katedral Makassar Terkait dengan 20 JAD yang Pernah Diamankan di Sulsel

Petugas Kepolisian melakukan olah TKP ledakan di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus atau Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Polisi menyatakan bom yang meledak tersebut merupakan bom bunuh diri. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Petugas Kepolisian melakukan olah TKP ledakan di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus atau Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Polisi menyatakan bom yang meledak tersebut merupakan bom bunuh diri. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Sebuah sepeda motor yang hancur dan sejumlah bagian tubuh ditemukan di areal gereja.

Kelompok militan beberapa kali menargetkan gereja, namun hingga kini belum ada kelompok teroris yang mengklaim sebagai dalang kejadian ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Diberitakan Tribunnews sebelumnya, Pastor Gereja Katedral Makassar, Wilhelmus Tulak, mengatakan bom meledak setelah jemaat gereja selesai melakukan Misa kedua.

Terduga pelaku bom bunuh diri memaksa masuk dengan mengendarai motor, namun diadang petugas keamanan karena dianggap mencurigakan.

"Umat pulang, yang lain masuk. Datanglah pelaku bom bunuh diri itu naik motor ke dalam lokasi."

"Tetapi sudah diamati oleh petugas keamanan kami," jelas pastor Wilhelmus Tulak.

"Lalu dia menahan di depan pintu (gerbang) itu, dan di situlah terjadi ledakan," jelasnya.

Gereja beberapa kali menjadi sasaran kelompok ekstremis di Indonesia.

Terjadi ledakan diduga bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi waktu setempat.
Terjadi ledakan diduga bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi waktu setempat. (Tangkap Layar BBC)

BBC membahas peristiwa pemboman gereja dan markas polisi di Surabaya pada 2018 silam.

Polisi menyalahkan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) atas serangan itu.

Baca juga: DETIK-DETIK Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, 2 Orang Punya Gerak-gerik Mencurigakan

Baca juga: UPDATE Fakta Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Pelaku hingga Jumlah Korban

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas