Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kebakaran di Kilang Minyak Balongan

BMKG: Hasil Monitoring Tidak Terdeteksi Sambaran Petir di Kawasan Pertamina RU VI Balongan

Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono membeberkan hasil monitoring dari pihaknya.

BMKG: Hasil Monitoring Tidak Terdeteksi Sambaran Petir di Kawasan Pertamina RU VI Balongan
Screenshot Youtube
Api dengan asap hitam pekat masih membumbung tinggi di kilang minyak Balongan yang dikelola RU VI Pertamina di Kecamatan Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021) pagi. 

Alat monitoring tersebut terpasang di stasiun-stasiun BMKG, dan di Pulau Jawa terdapat 11 stasiun monitoring aktivitas petir dari Banten hingga Jawa Timur.

Diberitakan sebelumnya, tangki Pertamina RU VI Balongan terbakar hebat pada dinihari tadi.

Api pertama kali terlihat kira-kira pukul 01.00 WIB. Bahkan, langit malam Indramayu terlihat terang akibat kebakaran hebat tersebut.

Kata Pertamina

Kebakaran hebat terjadi di kilang Balongan, yang dioperasikan oleh perusahaan minyak negara Pertamina, di Indramayu, Jawa Barat, pada 29 Maret 2021.
Kebakaran hebat terjadi di kilang Balongan, yang dioperasikan oleh perusahaan minyak negara Pertamina, di Indramayu, Jawa Barat, pada 29 Maret 2021. (Agus Sipur / AFP)

Kilang minyak Pertamina RU (Refinery Unit) VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021) dini hari meledak dan terbakar.

Penyebab kebakaran masih diselidiki.

Ada dugaan karena petir tapi Pertamina sedang melakukan investigasi.

"Untuk penyebab kebakaran tersebut belum kita ketahui dengan pasti. Jadi sampai saat ini kami masih melakukan investigasi dibantu oleh pihak-pihak berwenang sehingga fokus kami saat ini adalah menyelesaikan kondisi darurat di lapangan," kata Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati.

Baca juga: UPDATE 600 Warga Masih Mengungsi Akibat Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Balongan

Kobaran api terlihat membumbung tinggi dan terpantau dari jarak jauh, membuat langit Indramayu berwarna merah menyala.

Api yang membumbung tinggi sampai terlihat hingga jarak lima kilometer.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Endra Kurniawan
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas