Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gara-gara Botol Berisi Miras Dibuang, Seorang Keponakan Tega Bacok Pamannya hingga Sekarat

Seorang keponakan tega menganiaya pamannya sendiri hingga sekarat gara-gara botol berisi miras dibuang.

Gara-gara Botol Berisi Miras Dibuang, Seorang Keponakan Tega Bacok Pamannya hingga Sekarat
http://www.ladbible.com
Seorang keponakan tega menganiaya pamannya sendiri hingga sekarat gara-gara botol berisi miras dibuang. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang keponakan tega menganiaya pamannya sendiri hingga sekarat.

Penganiayaan itu dipicu lantaran pelaku kesal botol berisi minuman keras (miras) dibuang oleh korban.

Pelaku yang emosi kemudian membacok korban menggunakan sabit.

Gara-gara persoalan sepele Randy Dwi Putra Rahmawan (33) warga Dusun Kajangan Lor, Desa Mojokusumo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto tega menganiaya pamannya sendiri hingga sekarat.

Pelaku menganiaya Yunadi (66) dengan menggunakan sabit lantaran kesal korban membuang miras yang baru dibelinya.

Kanit Reskrim Polsek Kemlagi, IPDA Muslimin mengatakan pelaku terlibat pertengkaran memukul berulang kali dan membacok pamannya menggunakan sabit.

Akibat sabetan benda tajam itu korban mengalami luka bacok yang menyebabkan pendarahan.

Baca juga: Viral Video Pria Terluka Parah di Perut Teriak Minta Tolong, Diduga jadi Korban Pembacokan

Baca juga: Awalnya Ngobrol, Sesama Pengamen Malah Saling Ribut hingga Berujung Pembacokan, 3 Orang Ditangkap

"Korban mengalami luka bacok pada bagian pinggang dan pergelangan tangan kondisinya cukup parah dan kini menjalani perawatan di rumah sakit," ungkapnya, Rabu (31/3/2021).

Muslimin menjelaskan penganiayaan ini berawal ketika korban usai mandi didatangi pelaku yang marah-marah.

Pelaku naik pitam langsung menyerang dan memukuli pamannya. Korban ketakutan berupaya menyelamatkan diri keluar dari rumah dan berteriak meminta pertolongan.

Halaman
12
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas