Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kesal Ditagih Uang Kos, 3 Pemuda Habisi Nyawa Pemilik Kos, Korban Dihantam Pakai Batu hingga Tewas

Tiga pemuda nekat membunuh pemilik kos tempat mereka tinggal gara-gara kesal korban ditagih uang kos-kosan.

Kesal Ditagih Uang Kos, 3 Pemuda Habisi Nyawa Pemilik Kos, Korban Dihantam Pakai Batu hingga Tewas
TribunMedan.com/Victory Arrival Hutauruk
Tim Satreskrim Polrestabes Medan menggelar rekonstruksi terhadap tiga tersangka kasus pembunuhan pemilik kost di Mapolrestabes Medan, Rabu (31/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Tiga pemuda nekat membunuh pemilik kos tempat mereka tinggal.

Pelaku kesal lantaran korban menagih uang kos-kosan.

Ketiga pelaku itu kemudian menghantam kepala korban menggunakan batu hingga tewas.

Tiga anak kost tega menghabisi pemilik kosnya karena ditagih uang kos oleh korban pemilik kos, Djie Goon Gunawan alias Acek (74) di Jalan Merbabu No 62 Kelurahan Pusat Pasar Kecamatan Medan Kota.

Tim Satreskrim Polrestabes Medan pun membekuk tiga orang pelaku pembunuhan berinisial FZ (20) warga Desa Hilina Tafue Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias, AZ (21) dan BZ (24) keduanya warga Fadoro Taliwaa Desa Sisobahili Kecamatan Afulu Kabupaten Nias Utara.

Dimana ketiganya tak lain adalah penghuni kost korban. Panit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Jefri Simamora mengungkapkan motif ketiga pelaku tersebut karena sakit hati.

Baca juga: Datang Bertamu, Pria Ini Malah Rudapaksa Tuan Rumah yang Juga Temannya, Korban Diancam akan Dibunuh

Baca juga: Pria Bacok 5 Warga hingga Luka Parah, Lalu Bakar 4 Rumah, Pelaku Tewas setelah Dilumpuhkan Petugas

Baca juga: Diduga Gara-gara Minta Cerai, Suami Bunuh Istri Lalu Jasadnya Dimasukkan ke Bak Mandi

"Motif penyebab tersangka melakukan penganiayaan hingga korban luka dan meninggal dunia karena kesal sakit hati karena meminta uang kos," katanya saat rekonstruksi di Lantai II Polrestabes Medan, Rabu (31/3/2021).

Ia mengatakan peristiwa pembunuhan sadis ini terjadi pada Minggu (7/3/2021) kemarin.

Di mana ketiga pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara menghantam batu ke kepala korban secara berulang-ulang di bagian kepalanya.

Lalu korban terkapar di dalam rumahhya dengan kondisi mengerikan, kepalanya pecah, akibat dihantam benda tumpul oleh para tersangka.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas