Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Klaten Ternyata Seorang Pendakwah & Berpendidikan Tinggi

Tim Densus 88 Antiteror menangkap terduga teroris di Desa Bono, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Klaten Ternyata Seorang Pendakwah & Berpendidikan Tinggi
Tribun Lampung
Ilustrasi teroris - Tim Densus 88 Antiteror menangkap terduga teroris di Desa Bono, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNNEWS.COM - Tim Densus 88 Antiteror menangkap terduga teroris di Desa Bono, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Terduga teroris berinisial S (51) itu ternyata merupakan seorang pendakwah yang kerap memberikan ceramah kepada warga.

Tak hanya itu, S juga sempat menemuh pendidikan tinggi di Jogja.

"Pekerjaannya pendakwah, kesehariannya biasa, khotbahnya tidak ekstrim, biasa saja" kata Kepala Desa Bono, Bakdiyono kepada TribunSolo.com, Sabtu (3/4/2021).

S sempat menempuh kuliah di Jogja dan merantau ke Padang, Sumatera Barat sebelum akhirnya pulang ke Desa Bono.

"Semenjak ayahnya meninggal dunia, ia balik ke Desa Bono. Sudah tinggal di sini selama tiga tahun" ucap dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah pulang kampung, S kemudian mendirikan Tempat Pendidikan Qur'an (TPQ). Tempat tersebut dikelola oleh istri dan anak-anaknya.

"Istrinya mengajar ngaji di TPQ," ujar dia.

Baca juga: Pengakuan Terduga Teroris: Dari Motivasi hingga Pelajari Membuat Bom dan Ilmu Tekbal

Baca juga: FAKTA Jokowi Kirim Bantuan untuk Istri Terduga Teroris yang Terlilit Utang Bank, Diantar Staf Khusus

Istri Sempat Tak Tahu

Sebelumnya, seorang berinisial S (51), warga Desa Bono, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

Dia ditangkap seusai menjalankan salat subuh di masjid dekat rumahnya, Jumat (2/4/2021).

"Habis salat subuh ada penangkapan terhadap S di masjid dekat rumahnya," kata Kepala Desa Bono, Bakdiyono kepada TribunSolo.com, Sabtu (3/4/2021).

Keluarga S, sambung Bakdiyono, belum mengetahui bila terduga teroris tersebut ditangkap seusai subuhan.

Petugas kemudian menggeledah rumah S sekira selama dua jam. Saat penggeledahan, rumah dalam kondisi kosong.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas