Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Klaten Ternyata Seorang Pendakwah & Berpendidikan Tinggi
Tim Densus 88 Antiteror menangkap terduga teroris di Desa Bono, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Istri terduga teroris tengah melakukan kegiatan di luar rumah.
"Istrinya S, pada saat penggerebekan tidak ada di rumah. Ia sedang gotong royong, bersih-bersih lingkungan," ucap Bakdiyono.
Setelah bersih-bersih usai, istri S kemudian pulang dan mendapati rumahnya digerebek tim Densus 88.
Ia awalnya tidak diperbolehkan masuk, namun setelah mengatakan bila dirinya istri terduga teroris baru diperbolehkan.
"Anak-anaknya sedang di lain tempat," ujar dia.
Dalam penggeledahan tersebut, sejumlah buku, laptop, dan handphone diamankan tim burung hantu.
Baca juga: Sosok SA, Istri Terduga Teroris yang Terima Bantuan dari Jokowi untuk Bayar Utang dan Biayai Anak
Total 3 Orang Ditangkap
Tiga warga Kabupaten Klaten ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, di tiga lokasi yang berbeda, Jumat (3/4/2021).
Diketahui mereka yang diamankan berinisial SH atau J (49) Warga Desa Cetan, Kecamatan Ceper, S (50) warga Desa Bono, Kecamatan Tulung, dan MR Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan.
Dari penelusuran TribunSolo.com, ketiga orang tersebut diamankan saat waktu subuh.
Lalu pada sore harinya, Densus 88 melakukan melakukan penggeledahan di rumah SH, S, dan MR.
Ketiganya memilik profesi yang berbeda, yakni SH dikenal sebagai penjual motor seken, S dikenal sebagai perantauan di Padang, dan MR dikenal sebagai petani.
Berita lainnya terkait penangkapan terduga teroris
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Sosok Terduga Teroris Warga Tulung Klaten, Kades : Dikenal Seorang Pendakwah, Berpendidikan Tinggi