Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

2 Pejabat Kecamatan di Subang Meninggal, 2 Kali Terpapar Covid-19, Sempat Mendapat Suntik Vaksin

Dua orang pejabat di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat dikabarkan meninggal.

2 Pejabat Kecamatan di Subang Meninggal, 2 Kali Terpapar Covid-19, Sempat Mendapat Suntik Vaksin
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi pemakaman korban Covid-19 - 2 Pejabat Kecamatan di Subang Meninggal, 2 Kali Terpapar Covid-19, Sempat Mendapat Suntik Vaksin 

TRIBUNNEWS.COM - Dua orang pejabat di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat dikabarkan meninggal.

Diketahui keduanya merupakan Camat dan Sekretaris Camat (Sekcam) Jalancagak bernama Wawan Gunawan dan Rusilo Mulyono.

Belakangan diketahui, Wawan dan Rusilo meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid-19.

Keduanya juga dilaporkan memiliki penyakit pemberat, dan sudah sakit-sakitan semenjak beberapa bulan sebelumnya.

Baca juga: Penjelasan Satgas Covid-19 Soal Varian Baru Virus Corona E484K

Bahkan sebelum divaksin untuk dosis pertama, Camat dan Sekcam Jalancagak juga pernah positif Covid-19.

Baik Camat maupun Sekcam Jalan Cagak baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan sedang menunggu vaksinasi dosis kedua sebelum dinyatakan positif Covid-19.

Kabar tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Maxi, ketika dihubungi Tribun, Senin (5/4/2021).

"Sebenarnya Pak Camat sebelumnya memang sudah sakit dan sempat dirawat di klinik Jalancagak," ujar Maxi ketika dikonfirmasi Tribun melalui sambungan telepon.

Camat dan Sekretaris Camat (Sekcam) Jalancagak meninggal dunia usai dinyatakan positif Covid-19
Camat dan Sekretaris Camat (Sekcam) Jalancagak meninggal dunia usai dinyatakan positif Covid-19 (Tribun Jabar/ Irvan Maulana)

Lebih lanjut dijelaskan Maxi, setelah dirawat, Almarhum Wawan Gunawan Camat Jalancagak kemudian kembali mengeluh sakit, gejalanya panas tinggi dan sesak nafas.

"Setelah itu memang sakit lagi, dirawat di klinik yang sama, lalu dirujuk ke RSUD Ciereng, setelah di swab ia positif Covid-19," katanya.

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas