Nenek 67 di Aceh Nekat Bunuh Diri, Diduga Depresi, 2 Kakinya Lama Diamputasi dan Sakit Komplikasi
Kasus bunuh diri menggegerkan warga di Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh.
Editor: Endra Kurniawan
Menurut Kapolsek, bermula dari penyakit korban tidak kunjung sembuh disertai keluhan penyakit yang gula, darah tinggi, mata kabur.
"Selain penyakit gula, darah tinggi, mata kabur, kedua kaki korban juga sudah lama diamputasi," sebut Itu Surya.
Sementara jenazah korban Surati, timpal Kapolsek Langsa Timur, pada hari ini juga sudah dikubur oleh keluarga dan masyarakat di lokasi TPU gampong setempat.
Baca juga: Salahkan Setan, Kakek Cabuli Cucunya 8 Kali hingga Akhirnya Tewas, Tergoda gara-gara Memandikan
Kontak bantuan
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling,
Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/layanan-konseling-psikolog-psikiater/
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Keluarga Memohon Jenazah Korban tidak Divisum, Buat Surat Pernyataan ke Polisi
(Serambinews.com/ Zubir)