Tribun

Pembakar Bendera Merah Putih Ternyata Orang Tidak Waras, Ini Yang Dilakukan Polres Lampung Timur

Polisi menemukan fakta kasus pembakaran Bendera Merah Putih yang dilakukan oleh seorang pria pada Kamis

Editor: Hendra Gunawan
Pembakar Bendera Merah Putih Ternyata Orang Tidak Waras, Ini Yang Dilakukan Polres Lampung Timur
Yogi Wahyudi/Tribun Lampung
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, AKP Faria Arista saat menunjukan hasil RSJ Provinsi Lampung, Jumat (23/4/2021). Pelaku ODGJ, Polres Lampung Timur Akan Hentikan Penyidikan Kasus Bakar Bendera Merah Putih 

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG TIMUR -- Polisi menemukan fakta kasus pembakaran Bendera Merah Putih yang dilakukan oleh seorang pria pada Kamis (1/4/2021).

Pelaku pembakaran tersebut ternyata seorang yang tidak waras, atau gangguan jiwa.

Sehingga dianggap tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Polres Lampung Timur akan menghentikan penyidikan kasus tersebut.

Kasat Reskrim AKP Faria Arista menjelaskan, penghentian penyidikan perkara tersebut merujuk pada hasil pemeriksaan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung kepada tersangka dalam kasus pembakaran bendera merah putih SN (29).

Baca juga: Lecehkan Foto Jokowi-Maruf Amin dan Kotori Bendera dengan Sikat WC, Ibu Muda Ini Divonis Bui 2 Tahun

Hasil dari RSJ visum et repertum psychatriccum nomor 441/2188/VII.03/2020, SN dinyatakan sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sehingga tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Observasi terhadap kejiwaan tersangka telah dilakukan di RSJ selama 2 pekan,” ujar AKP Faria Arista, Jumat (23/4/2021).

AKP Faria Arista juga membeberkan, tim penyidik akan segera melakukan gelar perkara kasus pembakaran bendera merah putih.

Baca juga: Seorang Petani Bakar Bendera Merah Putih, Aksinya Direkam Lalu Diunggah di FB, Pelaku Ditangkap

"Tim penyidik juga berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Lampung Timur, terkait Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang telah dikirimkan," ungkapnya.

“Tahap selanjutnya, penyidik baru dapat menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terhadap tersangka pembakar bendera merah putih tersebut,” beber AKP Faria Arista.

  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas