Tribun

Sate Beracun

Paket Sate Misterius Berujung Meninggalnya Bocah SD, Sang Ayah Dapat Orderan Offline dari Perempuan

Bandiman, beserta istri dan NFP kemudian memakan sate tersebut. Tak berselang lama, NFP yang memakan begitu lahap mengeluhkan rasa sate yang pahit.

Editor: Dewi Agustina
Paket Sate Misterius Berujung Meninggalnya Bocah SD, Sang Ayah Dapat Orderan Offline dari Perempuan
Dok Polsek Sewon/Ilusrasi paket sate
Polisi melakukan penyelidikan terkait kasus paket sate bakar di Bantul. 

TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - NFP, seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Yogyakarta meninggal dunia setelah mengonsumsi bumbu sate. Hingga saat ini penyebab kematian siswa SD ini masih menjadi misteri yang belum terungkap.

Berdasarkan keterangan dari ayah korban dan polisi, berikut kronologi meninggalnya siswa SD tersebut.

Ayah korban NFP, Bandiman berprofesi sebagai pengemudi ojek online.

Ketika itu Bandi habis istirahat dan seusai menunaikan salat Assar di salah satu masjid di Kota Yogyakarta.

Bandi kemudian dihampiri oleh perempuan tak dikenal.

Dia dimintai tolong untuk mengantarkan sebuah paket berisi sate bakar ke rumah seseorang bernama Pak Tomy.

Alamat Tomy yang akan dikirim paket sate berada di wilayah Kasihan, Kabupaten Bantul.

Namun perempuan yang minta tolong untuk mengantarkan paket itu tidak menggunakan aplikasi ojek online.

"Waktu saya siap-siap jalan, tiba-tiba ada perempuan menghampiri saya."

"Dia minta tolong antarkan paket ke daerah Kasihan ke Pak Tomy.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas