Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Modus Bisa Sembuhkan Penyakit, Dukun Gadungan Rudapaksa Wanita 25 Tahun

Seorang dukun gadungan merudapaksa wanita 25 tahun. Modusnya, dukun gadungan tersebut mengaku bisa menyembuhkan penyakit.

Modus Bisa Sembuhkan Penyakit, Dukun Gadungan Rudapaksa Wanita 25 Tahun
istimewa
Seorang dukun gadungan merudapaksa wanita 25 tahun. Modusnya, dukun gadungan tersebut mengaku bisa menyembuhkan penyakit. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang dukun gadungan merudapaksa wanita 25 tahun.

Modusnya, dukun gadungan tersebut mengaku bisa menyembuhkan penyakit.

Akibat perbuatannya, pelaku bernama H alias Ateng (43) diamankan jajaran kepolisian Polres Sukamara, Kalimantan Tengah.

Salah satu korban pelecehan dan rudapaksa yang dilakukan Ateng adalah seorang wanita yang masih remaja berumur 25 tahun.

Saat itu, korban berniat ingin berobat kepadanya, karena Ateng disebut-sebut bisa menyembuhkan penyakit akibat di guna-guna orang lain.

Praktek dukun cabul ini, memang tidak lazim, karena pasien perempuan yang datang diminta telanjang atau melepas semua pakaiannya.

Baca juga: Gadis 15 Tahun Dirudapaksa Pacarnya saat Tidur, Awalnya Korban Diajak Menginap di Rumah Pelaku

Sehingga hanya diberikan kain sarung untuk menutupi bagian tubuhnya yang sudah tidak mengenakan dalaman sebagai syarat pengobatan.

Kapolres Sukamara AKBP I Gede Putu Dedy Ujiana, melalui Kasatreskrim Iptu I Wayan Wiratmaja Swetha, Rabu (12/5/2021) mengungkapkan, saat ini Unit PPA (Perlindungan Perempuan Dan Anak) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukamara, telah mengamankan dukun cabul asal Sungai Damar Kecamatan Pantai Lunci, Sukamara, yang diamankan, sejak Minggu (09/05/2021) kemarin.

Kasat mengungkapkan, aksi bejat pelaku dilakukan pada tanggal 1 Mei 2021 sekitar pukul 20.00 WIB.

Berawal saat pelaku Ateng yang mengaku bisa memberikan pengobatan alternatif ditawarkannya kepada korban yang mengalami sakit.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Nanda Lusiana Saputri
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas