Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lebaran 2021

Banjir Rob Landa Dukuh Clumprit di Pekalongan, Warga Pasrah Lebaran Tak Meriah, Makanan Sisa Banyak

Nok Yeti (51), warga dukuh di Pekalongan, hanya bisa pasrah. Tak seorang pun sanak famili silaturahmi ke rumahnya.

Banjir Rob Landa Dukuh Clumprit di Pekalongan, Warga Pasrah Lebaran Tak Meriah, Makanan Sisa Banyak
Tribun Pantura
Banjir rob warnai momen lebaran di dukuh Clumprit, Degayu, Kota Pekalongan, Kamis (13/5/2021). 

Dia tinggal di tempat itu selepas menikah.

Baca juga: Menangis Temui Tetangga, Curhat Mengaku Dipukuli, Sontak Nenek 70 Tahun Itu Tergeletak Tak Bernyawa

"Baru dua tahun terakhir banjir tak surut. Sebelumnya memang kadang banjir rob tapi bisa surut," terangnya.

Di beritakan sebelumnya,suasana lebaran tampak berbeda di dukuh Clumprit, Degayu, Kota Pekalongan.

Di saat warga lain mengenakan serba baru dari sandal hingga baju ketika bersilaturahmi ke sanak famili, warga dukuh Clumprit sebaliknya.

Mereka memilih bertelanjang kaki saat silaturahmi ke para tetangga.

Alasan warga bertelanjang kaki ternyata agar mudah menerabas genangan air rob.

"Mau pakai sandal percuma sini kena rob.

Baca juga: Rayakan HUT ke-9 Pernikahan, Ashanty Tak Ingin Diduakan, Minta Anang Hermansyah Pegang Janji

Nanti malah jatuh soalnya jalan berupa batako jadi licin," papar Nanang Hasyim kepada Tribunjateng.com, Kamis (13/5/2021).

Dia mengungkapkan, alasan itulah seluruh keluarganya bertelanjang kaki ketika silaturahmi.

Tak hanya dia, namun hampir seluruh warga juga melakukan hal serupa.

Halaman
1234
Editor: Willem Jonata
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas