Ditegur Orangtua Saat Pacaran di Kamar, Remaja di Talaud Tenggak Racun Serangga Hingga Tewas
YT, remaja berusia 17 tahun nekat menenggak racun serangga di dalam kamar rumahnya, Talaud, Sulawesi Utara, Jumat (15/5/2021) pagi.
Editor: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, MANADO - YT, remaja berusia 17 tahun nekat menenggak racun serangga di dalam kamar rumahnya, Talaud, Sulawesi Utara, Jumat (15/5/2021) pagi.
Warga Desa Matahit, Kecamatan Beo Salatan, Kabupaten Talaud, tersebut nekat mengakhiri hidupnya setelah hubungan asmaranya tak mendapat resetu orangtua.
"Sekitar pukul 09.00 Wita ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi membiru dan mulut berbusa di dalam kamar,” ujar Kapolsek Beo Ipda Johan Atang.
Di dalam kamar korban juga ditemukan sebotol racun serangga merek Spontan, yang kuat dugaan digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya.
Baca juga: Ajukan Praperadilan, Bekas Bupati Talaud Tuding KPK Langgar HAM
Saat di wawancarai Tribun manado mengatakan, kasus ini berawal dari laporan masyarakat setempat.
“Anggota kami langsung mendatangi TKP dan mengumpulkan data-data di lapangan serta mengorek keterangan dari beberapa saksi terutama orangtua korban,” ujar kata Kapolsek .
Dari kesimpulan, lanjutnya, penyebab kematian korban adalah cairan racun serangga merek spontan yang diduga sengaja diminum korban untuk mengakhiri hidupnya hanya karena kisah percintaannya tidak direstui orangtua.
Sebelum nekat mengakhiri hidupnya, korban sempat cekcok dengan ibunya.
Beberapa waktu lalu, Ester Hamaaling (60) yang tak lain ibu korban mendapati korban bersama pacarnya berada di kamar.
Baca juga: KPK Kembali Tangkap Mantan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi
Tak terima dengan teguran ibunya, akhirnya korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun serangga.
“Meski sudah tak bernyawa korban tetap dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk keperluan pemeriksaan luar,” ujar Kapolsek.
Baca juga: Emosi Tak Stabil, Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Tak Dihadirkan KPK Saat Konpers Penetapan Tersangka
Atas kesepakatan keluarga, korban tidak dilakukan autopsi dan rencananya akan segera dimakamkan di pekuburan umum desa setempat.
Meski demikian beberapa saksi mata seperti ibu korban serta lelaki yang di ketahui sebagai pacar korban tetap dimintai keterangan terkait kejadian tersebut kata kapolsek .
DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.