Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Usai Pembakaran Polsek Candipuro, Polri Ungkap 14 Kasus Pencurian di Lampung

Tuntaskan kasus begal dan pencurian di Lampung, Polisi ungkap 14 kasus, tetapkan 25 tersangka bahkan ada yang tewas ditembak.

Usai Pembakaran Polsek Candipuro, Polri Ungkap 14 Kasus Pencurian di Lampung
Joviter Muhammad/Tribun Lampung
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri telah mengungkap sedikitnya 14 kasus pencurian dengan pemberatan di wilayah Lampung pasca pembakaran Polsek Candipuro, beberapa waktu lalu. 

Hal ini sebagai tindak lanjut permintaan dari masyarakat agar Polri dapat menyelesaikan kasus begal dan pencurian di daerah Lampung.

Kasus begal yang marak disinyalir menjadi pemicu adanya pembakaran Polsek Candipuro.

Dugaan penyebab pembakaran Mapolsek Cndipuro menurut versi warga
Dugaan penyebab pembakaran Mapolsek Cndipuro menurut versi warga (Tribunlampung.co.id/Deni)

Baca juga: Pasca Dibakar Massa, Mapolsek Candipuro Kembali Beroperasi, 12 Orang Ditetapkan Tersangka

Kabid Humas Polda Lampung, KombesZahwani Pandra Arsyad mengatakan pihaknya telah menetapkan 25 orang sebagai tersangka dalam pengungkapan kasus pencurian di Lampung.

"Berdasarkan data yang kami himpun sebanyak 14 kasus C3 (Curas, Curat, dan Curanmor) berhasil diungkap dengan 25 tersangka," kata Pandra kepada wartawan, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Polisi Tembak Mati Jarwo, Gembong Perampokan yang Teror Warga Lampung Tengah 

Ekspose perkara penembakan pelaku perampokan oleh Polres Lamteng. BREAKING NEWS Polisi Tembak Mati Gembong Perampokan yang Meresahkan Warga Lampung Tengah.
Ekspose perkara penembakan pelaku perampokan oleh Polres Lamteng. BREAKING NEWS Polisi Tembak Mati Gembong Perampokan yang Meresahkan Warga Lampung Tengah. (Tribunlampung.co.id/Syamsir)

Menurutnya, 14 kasus tersebut diungkap dalam waktu tiga hari saja. Bahkan, ada satu orang tersangka yang ditembak mati usai mencoba melawan petugas kepolisian di Lampung Tengah.

"Satu tersangka meninggal dunia dengan luka tembak karena melawan petugas," tukas Pandra.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas