Tribun

Berita Viral

Video Viral Curhatan Mahalnya Pecel Lele di Malioboro, Ketua Paguyuban Pedagang Buka Suara

Paguyuban pedagang lesehan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta memberikan tanggapan terkait viralnya video wisatawan bayar mahal untuk seporsi pecel le

Editor: Endra Kurniawan
Video Viral Curhatan Mahalnya Pecel Lele di Malioboro, Ketua Paguyuban Pedagang Buka Suara
https://www.instagram.com/cetul.22/
Video viral seorang wisatawan curhat soal mahalnya harga pecel lele di Malioboro. 

TRIBUNNEWS.COM - Paguyuban pedagang lesehan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta buka suara terkait viralnya video wisatawan bayar mahal untuk seporsi pecel lele.

Ketua Paguyuban Pedagang Lesehan Kawasan Malioboro, Sukidi menyarankan, apabila ada kejadian serupa yang dialami oleh masyarakat sebaiknya tidak mengadu ke medos.

Jika ada hal yang kurang memuaskan yang dialami wisatawan, diingatkan oleh Sukidi agar sebaiknya mengadu lewat UPT Cagar Budaya Kawasan Malioboro, atau menuliskan keluhan melalui kotak pengaduan.

"Saran kami jangan terus ngomongnya di medsos. Kan ada saran pengaduan baik lewat UPT maupun lewat kotak surat," terang dia kepada Tribun Jogja, Rabu (26/5/2021).

Selama pernyataan dari netizen itu terbukti, dan yang bersangkutan dapat menunjukan nota pembelian dan warung mana yang dinilai tidak wajar memberi harga, pihak Paguyuban bersedia memfasilitasi untuk penyelesaian keluhan itu.

Baca juga: VIRAL Video Oknum Anggota TNI Pukul Petugas SPBU, Tak Terima Ditegur setelah Serobot Antrean

"Ya selama ada bukti-bukti yang benar, Contoh nota, dan nama warung pasti kami bantu. Tapi kalau gak bisa menunjukan bukti, sama aja itu pencitraan, pingin viral."

"Untuk sanksi kepada pemilik warung pasti ya. Dari dulu sudah ada sanksi kalau memang benar-benar itu terbukti," bebernya.

Sukidi juga menjelaskan, walaupun saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, para pedagang masih dapat berpikir positif.

"Dalam arti persiapan menjelang musim libur lebaran tetap terkontrol. Baik itu tentang harga maupun pelayanan," jelasnya.

Pasalnya, tim dari paguyuban bersama Pemkot Yogyakarta dinilai olehnya sudah melakukan survei harga di kawasan Malioboro.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas