Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Wanita Hamil Tewas Terkubur Dalam Septic Tank di Riau, Ditemukan Bekas Kekerasan Tumpul di Lehernya

Kematian wanita hamil yang jasadnya ditemukan terkubur dalam septic tank di Kabupaten Kampar, Riau hingga kini masih misteri.

Wanita Hamil Tewas Terkubur Dalam Septic Tank di Riau, Ditemukan Bekas Kekerasan Tumpul di Lehernya
TribunPekanbaru/istimewa
Warga Kecamatan Tapung digegerkan dengan adanya penemuan mayat perempuan di kebun sawit di Desa Sungai Putih Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Sabtu (22/5/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, KAMPAR - Kematian wanita hamil yang jasadnya ditemukan terkubur dalam septic tank di Kabupaten Kampar, Riau hingga kini masih misteri.

Diketahui sebelumnya jasad Siti Aminah, warga Perumahan Griya Sakti Jalan Garuda Sakti KM 9, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar ditemukan tewas terkubur di septic tank.

Diduga kuat, korban tewas dibunuh.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban diketahui sudah lama menghilang.

Babinsa Koramil 16/Tapung, Pelda I Ketut Suka, mengungkap masyarakat dan kerabat korban sempat melakukan pencarian terhadap korban yang diduga menghilang waktu itu.

Keberadaan Siti Hamidah tidak diketahui keluarga sejak 21 Mei 2021 lalu.

Ia mengungkapkan jika suami korban yang bernama Alek sempat memberitahukan kepada masyarakat sekitar rumahnya dan kerabat tentang hilangnya Siti Amidah.

Baca juga: Terbakar Api Cemburu, Pria di Kampar Riau Bunuh Kekasih di Kebun Sawit

"Kita juga sempat mendapat keterangan dari tetangga di komplek Perumahan Griya Sakti bernama Juned bahwa dirinya sempat dimintai tolong oleh suami korban untuk menggali septic tank di depan rumahnya yang diduga mengalami tersumbat," ujarnya.

Ia menceritakan dari keterangan Juned, yang bersangkutan kerja menggali septic tank sedalam 3 meter pada 22 Mei 2021 lalu.

Setelah selesai menggali lubang kemudian Juned diminta Alek untuk membeli nasi, setelah pulang dari membeli nasi Juned melihat lubang yang digalinya sudah ditutup kembali.

Halaman
1234
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas