Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Istri Dirudapaksa 2 Kali, Pemulung di Bengkulu Tikam Eks Bosnya 13 Kali Hingga Tewas

Tak terima istri dirudapaksa hingga dua kali, seorang pria di Bengkulu nekat menghabisi mantan bosnya.

Istri Dirudapaksa 2 Kali, Pemulung di Bengkulu Tikam Eks Bosnya 13 Kali Hingga Tewas
firmansyah/kompas.com
Rekonstruksi pembunuhan pria dengan 13 luka tusukan di Desa Sukamerindu, Kepahiang, Bengkulu, Kamis (10/06/2021). Pelaku diduga dendam korban memperkosa istrinya dua kali. 

TRIBUNNEWS.COM, BENGKULU -- Tak terima istri dirudapaksa hingga dua kali, seorang pria pemulung di Bengkulu nekat menghabisi mantan bosnya.

Dendam kesumat RD (23) benar-benar membakar hatinya sehingga ia menikam A hingga 13 kali saat dia ajak pesta miras.

A adalah mantan bos RD yang bekerja sebagai pengumpul barang bekas di Desa Sukamerindu, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.

Kepada wartawan Ls mengaku, sebelum kejadian ia melapor pada RD kalau A sudah dua kali memperkosa dirinya dan mengancam akan membunuh dirinya bila ia melapor pada suaminya.

"Saya diperkosa pertama kali sekitar bulan puasa saat suami bekerja mencari anjing untuk berburu, lalu menyusul setelah lebaran.

Dia ancam membunuh kami sekeluarga bila saya beri tahu tindakannya," kata Ls saat ditemui di rumah kontrakannya dalam rekonstruksi yang digelar Polres Kepahiang, Kamis (10/6/2021).

Tidak tahan dengan tindakan pemerkosaan akhirnya Ls menceritakan hal itu pada suaminya.

Mendapatkan informasi itu RD hanya memeluk Ls dan meminta bersabar.

"Saat tahu informasi saya diperkosa, suami saya (pelaku) memeluk saya dan mengatakan sabar," ujar Ls.

Ls tidak menyangka mendapatkan laporan pemerkosaan itu, suaminya justru membunuh pelaku A yang juga mantan bos suaminya saat bekerja sebagai pengumpul barang bekas.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas