Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Wawancara Eksklusif

Perjuangan Adik Mahfud MD Jadi Rektor Unitomo, Berawal dari Petani (1)

Gagal jadi dokter, adik Menkopolhukam Mahfud MD, Dr Siti Marwiyah SH MH , berhasil jadi Rektor Universitas Dr Soetomo (Unitomo). Apa targetnya?

Perjuangan Adik Mahfud MD Jadi Rektor Unitomo, Berawal dari Petani (1)
Surya/saiful
Rektor Universitas Dr Soetomo Surabaya (Unitomo) , Dr Siti Marwiyah SH MH di ruang kerja Rektor Unitomo Surabaya, Senin (7/6/2021).

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - ADIK bungsu Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, Dr Siti Marwiyah SH MH dilantik menjadi Rektor Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya periode 2021-2025 pada Rabu (2/6) lalu.

Ia merupakan rektor perempuan pertama kampus yang berlokasi di Semolowaru tersebut.

Perjuangan Siti Marwiyah hingga dipercaya memimpin kampus tidaklah mudah. Sewaktu kecil di Pamekasan ia harus membantu orang tuanya bertani.

Itu pun lahan pertaniannya berjarak 14 km dari rumah dan ditempuhnya dengan naik sepeda.   

"Saya membantu orang tua saya menyirami tanaman tembakau saat pulang dari sekolah. Bahkan saat liburan sekolah 40 hari, saya full membantu bapak bertani sejak pagi hingga sore hari," ungkap Siti Marwiyah yang biasa disapa dengan sebutan Bu Iyat,  ketika menjawab pertanyaan Pemimpin Redaksi Tribun Jatim/Wakil Pemimpin Redaksi Harian Surya Tri Mulyono pada sesi pengambilan video wawancara eksklusif di ruang kerja Rektor Unitomo, Senin (7/6).

Kini setelah menjadi rektor Bu Iyat tetap akan berjuang dan bekerja keras agar kampus yang dipimpinnya menjadi universitas unggul.

Selengkapnya simak wawancara berikut ini:

Boleh diceritakan perjalanan karier mulai dari kecil hingga menjadi Rektor Unitomo?

Saya lahir di era tahun 1968, di mana menurut saya di masa itu tidak banyak orang tua yang kuat secara ekonomi.

Sejak saya bersekolah di SD Negeri 1 Bugik, Pamekasan, saya membantu orang tua saya menyirami tanaman tembakau saat pulang dari sekolah.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas