Perjuangan Adik Mahfud MD Jadi Rektor Unitomo, Berawal dari Petani (1)
Gagal jadi dokter, adik Menkopolhukam Mahfud MD, Dr Siti Marwiyah SH MH , berhasil jadi Rektor Universitas Dr Soetomo (Unitomo). Apa targetnya?
Editor:
cecep burdansyah
Saya kemudian dijemput oleh kakak ipar saya (istri prof Mahfud MD) untuk dibawa ke Yogyakarta.
Saya melanjutkan pendidikan dengan mengambil jurusan Fakultas Hukum di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta sesuai saran dari kakak saya Prof Mahfud MD.
Lulus dari sana, saya menjadi dosen fakultas hukum di Unitomo sejak 1 September 1992. Saya mulai semuanya dari bawah hingga sekarang saya menjadi rektor perempuan pertama Unitomo.
Memikul beban berat sebagai seorang pemimpin kampus di tengah pandemi Covid-19, apa yang Anda rasakan saat terpilih menjadi rektor?
Kami menyadari di masa pandemi perjalanan perguruan tinggi akan berbeda dengan sebelum Covid-19. Kami harus memiliki banyak strategi dan mengikuti kebijakan-kebijakan dari Dikti dan Kemendikbud dengan mengunakan sistem.
Oleh karena itu, Universitas Dr Soetomo merencanakan smart campus di mana segala proses pelayanan, pembelajaran, hingga admistrasi semuanya harus masuk ke era digital.
Selama Pandemi 1 tahun lebih, apa ada kejadian unik ketika menangani proses pendidikan yang sebagaian besar dijalankan secara daring?
Kebetulan Unitomo ini sejak tahun 2017 itu sudah menjalankan program e-learning meski hanya 40 persen.
Meski terbilang siap, awal-awal kami sempat mengalami down karena kurangnya prasarana. Namun tak berselang lama tim IT kami berhasil menangani hal tersebut. Sekarang semua sudah terkonekting jadi ketika kami membuka soal sudah ada nilai yang masuk secara otomatis.
Apa yang disiapkan Unitomo agar mahasiswa yang lulus nantinya dapat terserap di lapangan pekerjaan?
Kami mengubah kurikulum untuk menyeimbangkan antara teori dan praktik. Tentu kami juga mengikuti sistem yang sudah ada dari Kemendikbud maupun Dikti.
Kita juga ada kerja sama dengan DUDI dan beberapa perusahaan maupun instansi pemerintah. Kami akan menitipkan mahasiswa kami untuk magang supaya diberi pelatihan sebagai pembekalan ketika dia lulus nanti sudah memiliki pengalaman.
Bidang IT mengalami peningkatan di masa pandemi, sejauh mana kesiapan para alumni Unitomo?
Sepemantauan kami ketika mahasiswa sudah semester 5, kami (Unitomo) mencari mahasiswa untuk magang di tempat kami saja kesulitan, maka sesungguhnya mahasiswa Teknologi Informatika Unitomo ini sebelum mereka lulus sudah banyak terserap di tempat lain.
Apa prioritas 100 hari kerja Rektor Unitomo?