Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Kasus Covid-19 di Bogor Melonjak, Bima Arya Berlakukan Ganjil Genap di Hari Sabtu dan Minggu

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya, meminta seluruh rumah sakit menambah fasilitas ruang isolasi atau ICU

Kasus Covid-19 di Bogor Melonjak, Bima Arya Berlakukan Ganjil Genap di Hari Sabtu dan Minggu
Instagram bimaaryasugiarto
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya, meminta seluruh rumah sakit menambah fasilitas ruang isolasi atau ICU. 

Untuk jalur pedestrian Sabtu Minggu ini juga akan ditutup.

“Situasinya saat ini serius, rem sekarang harus ditarik, kalau tidak maka kita bisa masuk ke fase jauh lebih berbahaya dibanding sebelumnya,” jelasnya.

Secara akumulatif dari data Satgas Covid-19 Kota Bogor hingga Selasa, 15 Juni 2021, total ada 16.852 kasus positif di Kota Bogor.

Dengan 756 kasus yang masih aktif dan sedang menjalani perawatan. Sementara di luar itu, ada 15.828 kasus sembuh dan 268 kasus meninggal dunia.

Terapkan ganjil-genap

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor akan kembali memberlakukan ganjil-genap (Gage) pada akhir pekan ini.

Tujuannya guna membatasi mobilitas warga.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, saat konferensi pers di RSUD Kota Bogor, Rabu (16/6/2021).

Kapolresta Bogor Kota ini menuturkan, pihaknya akan memperkuat PPKM Mikro RT RW dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19.

“Situasi Makro kami akan melaksanakan ganjil genap kembali pada pukul 10.00 - 16.00 WIB hari Sabtu dan Minggu,” katanya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak, DPRD DKI Minta Dinas Kesehatan Tak Kendor Lakukan 3T

Selain itu, pihaknya akan melakukan check point tersebar di lima titik dengan menurunkan 30 personel gabungan, yakni di pertigaan Baranangsiang, Ruas jalan pajajaran (Depan Restoran Bumi Aki), Air Mancur, Jembatan Merah dan Jalan Empang (rekayasa lalin dari Otista menuju ke Empang satu arah).

“Angka terakhir plat nomor sesuai dengan tanggal. Kalau tidak sesuai akan diputar balik, kecuali darurat, pekerjaan dan angkutan online. Aturannya tidak berubah,” katanya.

Terkait jam operasional restoran, cafe dan lainnya, sudah dilakukan peningkatan pengawasan dan penindakan apabila kedapatan melanggar.

“Kami perketat kembali selain pada pelaksanaan ganjil genap, juga soal jam operasional restoran, cafe dan lainnya serta lokasi kerumunan akan terus dimonitor dan diawasi ketat, terutama pada jam-jam rawan terjadinya kerumunan,” tegasnya.

Satgas Covid Kota Bogor Rutin Lakukan Patroli Prokes

Melalui unggahan di akun Instagram miliknya, Bima menjelaskan bahwa semalam Kamis (17/6/2021) Satgas Covid Kota Bogor melakukan rutin protokol kesehatan.

Satgas memberikan teguran dan sanksi beberapa tempat yang melanggar prokes serta jam operasional.

Bima pun mengimbau pada warga agar segera melapor pada pihak terkait jika ada dugaan pelanggaran prokes di wilayah Kota Bogor.

"Satgas Covid Kota Bogor rutin lakukan patroli Prokes.

Tadi malam bersama pak Kapolres dan pak Dandim menegur dan berikan sanksi kepada beberapa tempat yang melanggar prokes dan jam operasional.

Silahkan warga informasikan dugaan pelanggaran prokes di wilayah Kota Bogor. Salam sehat dan tetap waspada," tambahnya.

(Tribunnews.com/Sinatrya) (Tribun Bogor/Warta Kota)

Sebagian Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 RSUD Kota Bogor Capai 75 Persen dan Pasien Terus Tambah

Penulis: Sinatrya Tyas Puspita
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas