Tribun

Penanganan Covid

RS Kewalahan Hadapi Lonjakan Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Komunikasi: Pasien Cenderung Sensitif

Dewan Pakar IAKMI menjelaskan tiga hal yang harus diantisipasi ketika rumah sakit kewalahan menghadapi lonjakan kasus Covid-19

Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
RS Kewalahan Hadapi Lonjakan Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Komunikasi: Pasien Cenderung Sensitif
(TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)
Suasana tenda darurat RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dipenuhi pasien Covid-19 yang membeludak, Kamis (24/6/2011). 

"Yang paling penting adanya keahlian komunikasi publik, orang dalam keadaan menumpuk dalam antrean itu sangat sensitif ketika mereka terlambat dilayani atau terlambat dirawat."

"Kemungkinan adanya potensi komunukasi yang menyebabkan konflik itu tinggi."

"Maka komunikasi kesehatan wajib ada, teman-teman dari kesehatan masyarakat cocok untuk dijadikan juru komunukasi publik di depan," ujarnya.

Di sisi lain, Hermawan juga mengingatkan pentingnya pusat informasi saat terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Dalam hal ini, Hermawan menilai RS bisa menyediakan dua hal jenis informasi.

Misalnya, informasi tentang fasilitas internal dalam RS, dan juga informasi eksternal dengan RS lain.

Dengan begitu, maka pasien mudah dirujuk ke rumah sakit lain jika ingin segera ditangani.

"Walaupun nakes di RS sudah berjuang keras, tetapi pemerintah harus concern juga ke tiga kebutuhan ini di depan."

"Supaya tidak ada lagi orang-orang yang 'terlantar' atau tidak tertangani secara komunikasi," jelasnya.

Pasien Melonjak, RSUD Kota Bekasi Tambah Tenda Darurat

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas