Tribun

Penanganan Covid

RS Kewalahan Hadapi Lonjakan Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Komunikasi: Pasien Cenderung Sensitif

Dewan Pakar IAKMI menjelaskan tiga hal yang harus diantisipasi ketika rumah sakit kewalahan menghadapi lonjakan kasus Covid-19

Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
RS Kewalahan Hadapi Lonjakan Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Komunikasi: Pasien Cenderung Sensitif
(TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)
Suasana tenda darurat RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dipenuhi pasien Covid-19 yang membeludak, Kamis (24/6/2011). 

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi akan memperluas kapasitas tenda darurat.

Keputusan ini disampaikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi setelah meninjau langsung rumah sakit tersebut pada Sabtu (26/6/2021).

"Upaya-upaya dalam peningkatan kapasitas pelayanan kita telah memasang tenda, setelah saya evaluasi ternyata memang kapasitas kita tidak akan pernah selesai (mencukupi)," kata Pepen, sapaan akrab Rahmat Effendi.

Baca juga: RSUD Kota Bekasi Bangun Lima Tenda Darurat Tambahan di Parkiran Mobil

Pepen mengaku telah menginstruksi direksi RSUD Kota Bekasi, Dinkes serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi agar menambahkan kapasitas dengan membangun tenda kembali.

"Saya sudah sampaikan ke Dinkes, ke RSUD untuk memasang tenda lagi, jadi nanti parkiran kita tutup, sehingga ini (parkiran kendaraan mobil) full tambahan tenda," jelas Pepen.

RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi kata dia, merupakan rumah sakit rujukan utama penanganan pasien Covid-19 di Provinsi Jawa Barat.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat ditemui di Mapolrestro Bekasi Kota, Rabu (12/5/2021)
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat ditemui di Mapolrestro Bekasi Kota, Rabu (12/5/2021) (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Warga yang dirawat di RSUD Chasbullah Abdulmadjid tidak hanya berasal dari wilayah setempat.

Tetapi mereka berdomisili dari beberapa daerah di sekitar Kota Bekasi.

"Saya cek ke dalam memang 30 persen warga yang ada di dalam (pasien RUSD) warga non-KTP Kota Bekasi," jelas dia, dikutip dari Tribun Jakarta.

Namun, dia belum dapat menjelaskan secara detail, berapa kapasitas tenda darurat tambahan yang akan disiapkan.

Baca juga: Fakta Covid-19 Mengganas di Bekasi: Sempat Ada Penumpukan Jenazah, Gali Makam Pakai Alat Berat

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas