Tribun

Antisipasi Lonjakan Pasien di Jateng, Kementerian PUPR Manfaatkan Rusun ASN Jadi Tempat Isolasi

Pemerintah akan terus berupaya membantu masyarakat serta para pegawai Kementerian PUPR yang terpapar Covid-19 agar bisa lekas sehat kembali

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Eko Sutriyanto
Antisipasi Lonjakan Pasien di Jateng, Kementerian PUPR Manfaatkan Rusun ASN Jadi Tempat Isolasi
Istimewa
Basuki Hadimuljono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan BNPB tengah mempersiapkan Rumah Susun ASN di Semarang menjadi tempat isolasi.

Hal ini untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan tempat isolasi bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyatakan, saat ini jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19 tidak sebanding dengan ketersediaan tempat isolasi di fasilitas Kesehatan. 

Pihaknya akan memanfaatkan Rumah Susun ASN di Semarang untuk menjadi tempat isolasi.

Baca juga: PPKM Darurat Luar Jawa-Bali Diterapkan 12-20 Juli 2021, Ini Daftar Daerah dan Aturan Lengkapnya

“Kami akan memanfaatkan Rusun ASN di Semarang, Jawa Tengah sebagai tempat isolasi,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Sabtu (10/7/2021).

Pemerintah akan terus berupaya membantu masyarakat serta para pegawai Kementerian PUPR yang terpapar Covid-19 agar bisa lekas sehat kembali. 

Untuk pemanfaatan Rusun ASN tersebut, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan sejumlah fasilitas kesehatan, pemerintah daerah dan BNPB setempat sehingga penanganan pasien bisa berjalan dengan baik.

“Kami juga meminta agar para pegawai Kementerian PUPR untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mematuhi kebijakan PPKM pemerintah,” terangnya.

Sebagai informasi, Rusun ASN yang akan dijadikan tempat isolasi di Provinsi Jawa Tengah adalah Rusun ASN BBWS Pemali Juwana yang berada di Kecamatan banyumanik, Kota Semarang. 

Rusun tersebut dibangun oleh Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR sebanyak satu tower dengan ketinggian delapan lantai.

“Hunian vertikal tersebut memiliki kapasitas hunian sebanyak 95 unit tipe 45. Saat ini pihak Kementerian PUPR tengah menyiapkan fasilitas pendukung untuk ruang isolasi sehingga dapat dimanfaatkan untuk menampung pasien Covid-19,” katanya. 

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas