Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

3 ASN Disdik Kabupaten Bandung Kena OTT, Pungli Puluhan Kepsek Rp 150 Ribu hingga Rp 200 Ribu

SJ yang menjadi Korwil mengintruksikan untuk meminta uang Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu kepada setiap kepala SD.

3 ASN Disdik Kabupaten Bandung Kena OTT, Pungli Puluhan Kepsek Rp 150 Ribu hingga Rp 200 Ribu
Istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Satgas Saber Pungli Jawa Barat memeriksa SH, EA dan AD terkait dugaan pungutan liar (Pungli) terhadap kepala sekolah dasar (SD).

Tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung itu diamankan tim Saber Pungli Jabar pekan lalu, karena diduga melakukan pungli dengan total belasan juta rupiah.

"Orangnya itu sudah kami periksa," ujar Kepala Bidang Data dan Informasi Satgas Saber Pungli Jabar, M Yudi Ahadiat saat dihubungi, Senin (19/7/2021).

Dikatakan Yudi, pihaknya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tiga ASN, setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Kasus tersebut terjadi di dua kecamatan, Pangalengan dan Kertasari.

Masing-masing pelaku menjabat sebagai koordinator wilayah dan pengawas SD di Pangalengan dan Kertasari.

"Tiga itu yang diduga kuat yang bersangkutan melakukan pungli terhadap kepsek SD," katanya.

Baca juga: Covid Dimanfaatkan Oknum di TPU Cikadut Keruk Uang, Keluarga Korban Dipungli Rp 4 Juta Gali Kubur

Menurut dia, SJ yang menjadi Korwil mengintruksikan untuk meminta uang Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu kepada setiap kepala SD.

Uang tersebut, sebagai urusan verifikasi pembuatan kurikulum tingkat satuan Pendidikan (KTSP).

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas