Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

BMKG Sebut Sudah Terjadi 46 kali Gempa Swarm Lanjutan di Mamasa

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa Mamasa M5,2 pagi dini hari tadi.

BMKG Sebut Sudah Terjadi 46 kali Gempa Swarm Lanjutan di Mamasa
BMKG
Gempa Magnitudo 5.3 terjadi di Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis, (22/07/21) pukul 01.44 Wita. 

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa Mamasa M5,2 pagi dini hari tadi.

Hasil monitoring BMKG menunjukkan sejak pukul 00.44 WIB - 07.49 WIB, telah terjadi 46 kali gempa swarm lanjutan dengann magnitudo terbesar M4,4 & terkecil M2,5.

Gempa Magnitudo 5.3 terjadi di Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis, (22/07/21) pukul 01.44 Wita.
Gempa Magnitudo 5.3 terjadi di Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis, (22/07/21) pukul 01.44 Wita. (BMKG)

Terbangun dari Tidur

Sementara itu salah satu warga yang berada di perbatasan Sulsel-Sulbar tepatnya di Lambalumama, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Ardiyanti mengatakan merasakan gempa tersebut.

"Saya dan keluarga sampai bangun dari tidur. Keras sekali guncangannya," kata Ardiyanti kepada Tribunpinrang.com via pesan Whatsapp.

Ia menuturkan bahwa saat kejadian juga orang tuanya langsung terbangun dan berteriak "gempa... gempa...,".

"Gempanya dirasa sekali karena saya tinggal di perbatasan Sulsel-Sulbar apalagi rumah saya rumah panggung," tuturnya.

Ardiyanti mengaku beberapa tetangganya bahkan ada yang ke luar rumah.

"Tetangga juga semua terbangun karena gempa. Depan rumah saya sudah ramai orang kumpul," bebernya.

Tak hanya merasakan satu kali, gempa susulan juga dirasakan Ardiyanti.

Baca juga: Gempa Mamasa Magnitudo 5,3, Kerasnya Guncangan Bikin Ardiyanti dan Keluarganya Terbangun dari Tidur

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas