Temuan Tulang Belulang di Samarinda, Polisi : Belum Dipastikan Anto dan akan Dikirim ke Puslabfor
Aipda Harry Cahyadi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, terakhir melihat Anto pada Desember 2020 sedangkan saat ini sudah bulan Juli 2021
Editor: Eko Sutriyanto
Laporan Wartawan Tribun Kaltim Mohammad Fairoussaniy
TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Misteri jasad kerangka manusia (tulang belulang) yang ditemukan salah satu warga saat membersihkan rumah di Jalan Abdul Sani Gani RT 28, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, belum terkuak seutuhnya.
Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda belum memastikan apakah jasad yang jadi tulang belulang ini adalah Anto, pria 70 tahun yang terakhir kali menempati rumah kopel tersebut.
Kasubnit Inafis Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi mengatakan, sudah melakukan olah TKP untuk penemuan jasad berjenis kelamin laki-laki ini, dengan kondisi yang sudah tinggal tulang belulang.
"Kami mengambil langkah untuk melakukan olah TKP dan sketsa TKP.
Kami akan menyerahkan serta menunggu dari pihak keluarga, apabila ada saudara atau keluarganya yang menghilang," ujarnya, Jumat (23/7/2021).
Aipda Harry Cahyadi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, terakhir melihat korban (Anto) pada Desember 2020 sedangkan saat ini sudah bulan Juli 2021.
Baca juga: Sempat 2 Hari Bersih-Bersih, Penemu Tulang Belulang di Samarinda Tak Cium Bau yang Mencurigakan
Namun, tidak hanya Anto yang pernah tinggal di rumah tersebut.
Penyelidikan sementara pihaknya, termasuk Polsek Samarinda Seberang ternyata ada tiga orang yang pernah menghuni rumah tersebut.
"Identitasnya belum bisa ditentukan karena di TKP ditemukan tiga inisial laki-laki yang pernah tinggal disitu," tuturnya
"Kami masih menunggu hasil dari Labfor Mabes Polri apabila nanti pihak keluarga membuat laporan ke Polsek Samarinda Seberang," ucap Aipda Harry Cahyadi.
Inafis Amankan Barang Bukti, Belum Bisa Tentukan Kematian Korban
Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, selain menggelar olah TKP dan mengidentifikasi awal perihal jenis kelamin kerangka manusia yang ditemukan pada Jumat (23/7/2021) siang tadi, juga ikut mengamankan beberapa barang bukti.
Tak hanya itu, pihaknya juga berkata akan membawa kerangka manusia yang sudah menjadi tulang belulang ini ke Puslabfor Mabes Polri untuk diteliti penyebab kematian korban.
"Untuk di TKP kami amankan barang bukti palu di sebelah kiri korban dan pisau dapur di sebelah kanan.
Serta beberapa puntung rokok. Kerangka yang akan dibawa ke Labfor Mabes Polri," kata Kasubnit Inafis Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi.
Sampai tadi petang, penyebab kematian korban belum dapat dipastikan.
"Penyebabnya saat ini belum bisa kami pastikan karena kondisi jasad tinggal kerangka saja," imbuhnya.
Menyinggung keterangan saksi pertama yang melihat, Aipda Harry Cahyadi menanggapi bahwa bisa jadi dugaan korban adalah penjaga rumah yang terakhir kali menghuni yakni Anto, pria berusia 70 tahun.
Namun hal itu juga masih sebatas dugaan, lantaran polisi masih terus menyelidiki jasad Mr.X ini.
"Korban diduga penjaga rumah (Anto). Kami temukan tiga identitas, karena tinggal tulang belulang belum bisa dipastikan identitasnya," ucapnya.
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Kerangka Manusia akan Dikirim ke Puslabfor Mabes Polri, Tiga Laki-Laki Pernah Huni Rumah Kopel Itu
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.