Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

KRONOLOGI Bocah 17 Tahun di Aceh Tikam Juragan Salak, Pelaku Emosi Dimarahi Korban di Depan Umum

Seorang bocah 17 tahun di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh nekat menikam juragan salak. Pelaku emosi dimarahi korban di depan umum. Berikut kronologi.

KRONOLOGI Bocah 17 Tahun di Aceh Tikam Juragan Salak, Pelaku Emosi Dimarahi Korban di Depan Umum
Tribunnews.com/shutterstock
Ilustrasi seorang bocah 17 tahun tikam juragan salah di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. 

Maralelo Siregar asyik melayani pembeli yang memilih buah salak yang dijual.

Ternyata, saat itu, kantong plastik untuk membungkus buah salak sudah habis.

Sehingga, Maralelo menyuruh pelaku RY untuk membeli kantong plastik, yang letaknya tidak jauh dari korban menjual buah salak.

Baca juga: Kabur dari Perawatan Rumah Sakit Lapangan Khusus Bantul, Pasien Covid-19 Ditemukan Tewas di Kolam

Kata AKP Ferdian, usai membeli kantong plastik, remaja RY langsung kembali ke lapak jualan.

Saat RY hampir mendekati dengan tempat jualan salak, Maralelo berteriak memanggil RY agar mempercepat langkahnya.

Tapi, remaja RY justru santai saja mengayunkan langkanya.

"Saat tiba di lapak jualan, RY langsung menyerahkan satu kantong plastik kepada Maralelo. Usai kantong plastik dibuka oleh Maralelo, maka korban melemparkan ke wajah pelaku RY," kata AKP Ferdian.

Ternyata, aksi yang dilakukan Maralelo terjadi di hadapan para pembeli.

Maralelo diduga sempat marah sembari mengeluarkan kata-kata kasar dalam Bahasa Batak.

Akibatnya, remaja RY tersinggung dan malu karena dimarahi di depan pembeli.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas