Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istri Dalangi Pembunuhan Suami yang Saudagar Emas, Adegan 33-37 yang Fatal

Virgita ditangkap aparat Polresta Jayapura saat menghadiri pemakaman suaminya Nasruddin di Enrekang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Istri Dalangi Pembunuhan Suami yang Saudagar Emas, Adegan 33-37 yang Fatal
kolase tribun papua
Nasruddin (44 tahun) dan istrinya, Virgita Legina Hellu (25 tahun). Ditangkap polisi usai suami dimakamkan di Enrekang, Sulsel. 

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA -- Virgita Legina Hellu (VLH) wanita yang menjadi dalang pembunuhan suaminya sendiri di Jayapura menjalani reka ulang.

Wanita ini merancang pembunuhan suaminya Nasruddin, perantau dan saudagar Emas yang sukses di Papua.

Virgita ditangkap aparat Polresta Jayapura saat menghadiri pemakaman suaminya Nasruddin di Enrekang.

Ia diborgol meski masih berlinang airmata.

Pada Minggu (8/8/2021), Virgita dan selingkuhannya mengikuti adegan rekonstruksi atau reka ulang.

Baca juga: Istri Dalangi Pembegalan Taksi Online, Suami: Dia Bilang Jangan Nanggung Nyuri Mobil Sekalian

Ada puluhan adengan diperagakan dua tersangka.

Direncanakan Sejak Februari 2021

Rekomendasi Untuk Anda

MM dan Virgita Legina Hellu (VLH) istri dari Nasruddin telah merencanakan aksi pembunuhan tersebut pada Februari 2021 lalu.

Sekadar diketahui MM baru tiba di Papua awal 2021.

Kapolres Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav Urbinas, mengatakan kedua tersangka MM dan VLH telah merencanakan aksi pembunuhan tersebut empat bulan sebelum akhirnya rencana tersebut berhasil dilakukan.

"Sejak Februari 2021, mereka berdua sudah merencanakan aksi tersebut, baru terlaksana pada 28 Juni 2021," kata Urbinas, Senin (5/7/2021) di Mapolres Jayapura Kota.

Baca juga: Istri Dalangi Upaya Habisi Suami, Dian Bayar Pembunuh Bayaran Rp 100 Juta

Kapolres menjelaskan scenario pembunuhan seakan-akan perampokan sudah diatur keduanya.

"Selama saya menjadi polisi, belum ada kasus prampokkan terjadi di daerah tersebut (lokasi pembunuhan)," ujarnya.

Dikatakan, lokasi pembunuhan tersebut tepat di jalan Hanurata, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Baca juga: Periksa 25 Orang Kelompok, John Kei Dalangi Penyerangan dan Pembunuhan di Tangerang dan Cengkaareng

"Di sana, yang terjadi adalah dipalang orang mabuk, kecelakaan tunggal, tambrak lari, dan juga sengketa tanah. Itu saja, tidak ada pembunuhan dengan motif perampokkan," tegas Urbinas.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas