Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pasien Laporkan Perawat Diduga Dilecehkan Saat Jalani Perawatan di Puskesmas Tanete

ES melaporkan perawat tersebut di Kepolisian Sektor (Polsek) Bulukumpa, dengan nomor STPL /52/VII/2021/Sek Bulukumpa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Pasien Laporkan Perawat Diduga Dilecehkan Saat Jalani Perawatan di Puskesmas Tanete
Firki Arisandi/Tribun Timur
Pasien melaporkan oknum perawat yang bekerja di Puskesmas Tanete, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

TRIBUNNEWS.COM, BULUKUMBA - Seorang gadis remaja di Puskesmas Tanete, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) melaporkan oknum perawat di Puskesmas setempat.

Oknum perawat tersebut dilaporkan karena diduga melakukan tindakan pelecehan terhadap ES (17).

ES melaporkan perawat tersebut di Kepolisian Sektor (Polsek) Bulukumpa, dengan nomor STPL /52/VII/2021/Sek Bulukumpa.

Saat dikonfirmasi, Senin (9/8/2021), ES menceritakan dugaan tindak asusila itu dialami saat ia sedang menderita penyakit tifus.

Baca juga: Cabuli Bocah di Bawah Umur, Kakek Berusia 64 Tahun di Kaltim Diancam Hukuman 15 Tahun

Saat itu, ia dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Tanete, Minggu (8/8/2021) lalu.

"Waktu itu saya menjalani perawatan di Puskesmas Tanete di ruang IGD, sebelum kejadian saya ingin dipindahkan ke ruang rawat inap," beber ES.

Dalam kondisi lemas, korban mengaku ada seorang perawat lelaki yang hendak memindahkan dirinya ke ruangan rawat inap.

Rekomendasi Untuk Anda

Oknum perawat berinisial SL itu berusaha agar pasien masuk ke dalam ruang nifas.

Baca juga: Seorang Pria Cabuli Anak Tiri Selama 6 Tahun, Dilaporkan Istri Rudapaksa Korban di Barak Karyawan

Korban mengaku sempat menolak, lantaran korban menginginkan ruangan melati.

"Awalnya saya mau ditempatkan di ruangan melati, tapi itu perawat dia mau simpan saya di ruangan nifas, tapi saya tolak karena tidak ada orang," jelasnya.

Ia menduga dengan sengaja membawa korban ke ruang anggrek karena tidak ada pasien lain.

"Yang seharusnya saya di ruang melati, malah disimpan di ruang anggrek," ujarnya.

Awalnya ia mengaku tak menaruh curiga terhadap pelaku.

Baca juga: Kris Wu Sangkal Semua Tuduhan Pelecehan Gadis di Bawah Umur

Sehingga dirinya kemudian beristirahat dan menerima tempat yang disiapkan oleh oknum perawat itu.

Termasuk saat pelaku yang sengaja memadamkan lampu ruangan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas