Tribun

Detik-detik Benny Dihakimi Puluhan Tahanan Polres OKI Hingga Nyawanya Tak Tertolong

Benny (45 tahun) diduga dihakimi oleh belasan tahanan lain karena dianggap sebagai cepu atau informan polisi.

Editor: Hendra Gunawan
Detik-detik Benny Dihakimi Puluhan Tahanan Polres OKI Hingga Nyawanya Tak Tertolong
Winando Davinchi/Tribun Sumsel
Wakapolres OKI, Kompol Handoko Sanjaya, S.IK didampingi Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto saat menggelar Press Release di Mapolres OKI, Selasa (10/8/2021) siang. 

TRIBUNNEWS.COM, KAYUAGUNG -- Penghuni tahanan Kepolisian Resor Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan tewas mengenaskan, Kamis (5/8/2021) malam.

Benny (45 tahun) diduga dihakimi oleh belasan tahanan lain karena dianggap sebagai cepu atau informan polisi.

Wakapolres OKI, Kompol Handoko Sanjaya, S.IK didampingi Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto saat menggelar Press Release di Mapolres OKI membeberkan penyebab pasti salah seorang tahanan kasus narkoba yang meninggal dunia saat berada di dalam sel tahanan Polres OKI, Kamis (5/8/2021) malam.

Korban bernama Benny (45 tahun) warga Desa Tulung Selapan Ulu, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir harus meregang nyawa akibat dianiaya rekan sesama tahanan yang berada dalam satu sel.

Baca juga: Benny Tewas Setelah Diteriaki Cepu Oleh Tahanan Lain di Sel Polres OKI

"Kita telah menetapkan 12 orang tersangka yang diduga kuat melakukan tindak penganiayaan terhadap korban," jelas Wakapolres OKI, Kompol Handoko Sanjaya, S.IK didampingi Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto saat menggelar Press Release di Mapolres OKI, Selasa (10/8/2021) siang.

Disampaikannya terjadinya tindak pidana kekerasan dilakukan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban Benny meninggal dunia.

"Bermula pada Rabu (4/8/2021) sekitar pukul 21.00 WIB saudara Benny masuk ke dalam ruang tahanan polres OKI dikarenakan sedang menjalani perkara penyalahgunaan sabu-sabu, yang mana kondisinya dalam keadaan baik dan tidak ada bekas penganiayaan," katanya.

Lalu seluruh tahanan di provokasi oleh salah seorang pelaku, dengan memberitahukan kepada seluruh tahanan bahwa Benny merupakan Cepu (Informan polisi).

Baca juga: Diduga Selingkuh, Perangkat Desa Kepergok Bertamu ke Rumah Wanita Bersuami, Ini Pengakuannya

Selanjutnya, sebanyak lebih kurang 34 orang tahanan mengelilingi korban Benny dan secara bergantian masing-masing tahanan melakukan kekerasan dengan menggunakan tangan dan kaki.

"Sekitar pukul 21.30 WIB saudara Benny dimasukkan ke dalam ruang tahanan nomor 5 dan setelah di dalam kamar tahanan, korban diperintahkan untuk naik ke atas trali kamar,"

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas